Harga Tiket Pesawat Mahal, Ini yang Dilakukan Garuda Indonesia

Kantor Garuda Indonesia Cabang Makassar - (foto by Teti)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Usai Peak Season Natal dan Tahun Baru 2019, Garuda Indonesia Group telah menyesuaikan harga tiketnya sesuai penawaran dan permintaan (suply and demand).

Hal tersebut disampaikan Maneger Sales dan Service Garuda Indonesia Cabang Makassar, Ade Nurman sesuai rilis dari Garuda Indonesia pusat.

“Kami tidak bisa beri statement untuk menghindari perbedaan persepsi, sehingga harus satu pintu dari pusat. Jadi infonya melalui rilis pusat saja,” tegasnya saat ditemui CELEBESMEDIA.ID, Senin (14/1/2019) siang.

Melalui rilisnya, Garuda Indonesia menyatakan pada jam dan rute tertentu dengan demand yang sudah mulai normal, Garuda Indonesia Group mulai memberlakukan subclass harga moderat atau lebih rendah sesuai supply and demand.

Beberapa rute penerbangan yang sudah mulai menunjukkan demand normal tersebut antara lain rute ke Denpasar, Yogyakarta dan Surabaya, dimana pada jam jam tertentu telah memberlakukan harga lebih rendah dengan potongan hingga 50 persen setelah sebelumnya dominan menawarkan harga batas atas.

Harga tiket penerbangan pada jam tertentu di rute-rute tersebut variatif dari harga terendah hingga tertinggi.

Penerapan harga sesuai kebutuhan tersebut perlu dilakukan oleh maskapai, untuk memaksimalkan tingkat isian pesawat dan memaksimalkan pendapatan di tengah biaya penerbangan yang semakin meningkat.