Pesan 9 Unit 330 Neo, Garuda Nego Harga ke Airbus

CELEBESMEDIA.ID, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) tengah bernegosiasi dengan pabrikan pesawat asal Prancis, Airbus, terkait dengan pemesanan 9 unit Airbus 330 Neo hingga tahun 2030.
"Airbus Neo untuk tahun ini ada satu akan tiba September 2019, sampai 2030 itu ada 9 unit (order) masih negosiasi harga. Kami sudah minta minta penurunan harga, karena pada waktu pemesanan high price," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Senin (4/3/2019).
Dengan pemesanan ini, akan mendorong kapasitas angkut perusahaan lebih besar lagi dalam beberapa tahun mendatang. Dirilis CELEBESMEDIA.ID dari CNBCIndonesia, Garuda, kata Ari panggilan akrabnya, juga akan mengkonversi beberapa armadanya untuk digunakan sebagai angkutan kargo.
Hingga September 2018, dalam dokumen paparan publik, terungkap Garuda Indonesia Group mengoperasikan total 204 unit pesawat, terdiri dari Garuda Indonesia 144 unit dan Citilink Indonesia 60 unit. Ini belum ditambah dengan armada milik Sriwijaya Air dan NAM Air yang sudah masuk pengelolaan Garuda sejak November 2018.
Dari 144 armada Garuda, terbagi atas wide body alias pesawat berbadan lebar (Boeing 7770300 ER, 747-400, Airbus A330-200, Airbus A330-300) sebanyak 28 unit, dan narrow body (Boeing 737 Max 8, 737-800 NG, CRJ1000 NextGen, ATR72-600) sebanyak 108 unit.
Situs resmi Airbus mengungkapkan pesawat yang dipesan Garuda ini adalah tipe terbaru dari keluarga Airbus A330 dengan keluaran sebelumnya yakni A330-200 dan A330-300. Keluaran terbaru alias neo adalah A330-800 dan A330-900 yang sudah dipesan juga oleh Emirates dan Air Senegal.