Solar Langka, Pengusaha Truk di Sulselbar Merugi Hingga Miliaran Rupiah

Sumirlan / foto: int

 

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pengusaha Truk di Sulsel merugi dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar yang terjadi di Sulsel, khususnya di Makassar dalam beberapa hari terakhir ini.

 

Kelangkaan ini bahwa membuat antrian truk rodan 6 ke atas di sejumlah SPBU, khususnya di daerah jalur perlintasan angkutan logistic seperti Gowa dan Maros. Truk ini harus antri 3-4 jam untuk bisa mendapatkan pasokan Solar.

 

Kelangkaan ini merupakan dampak dari pembatasan kuota Solar subsidi sejak bulan September lalu.

 

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindon) Sulselbar, Sumirlan, menyebutkan, kondisi tersebut membuat pengusaha merugi sampai miliaran Rupiah. Dalam hitunganya, operasional yang dulunya bisa dua sampai tiga kali perjalanan sekarang sudah tidak menentu.

 

“Sekarang perjalanan tidak lagi menentu, hanya berdasarkan ketersediaan solar yang didapatkan di SPBU,” kata Sumirlan.

 

“Jika dihitung dari mobil pengangkut logistik, tiap perjalanan dihargai Rp 1,5 juta, bisa dibayangkan jika dikalikan semua mobil pengangkut logistik yang terkena dampak langka solar ini,” tambahnya.