Jelang Tahun Baru, Penjualan Kembang Api di Maros Masih Sepi Pembeli

Pedagang kembang api di Jl Jenderal Sudirman, Maros - (foto by Bahar)

CELEBESMEDIA.ID, Maros - Tiga hari jelang pergantian tahun, penjual kembang api musiman di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Maros masih sepi pembeli. Berjualan sejak 10 hari lalu, pedagang kembang api hanya mampu meraup pembeli dikisaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu perhari.

Pedagang mengaku jumlah pemasukan perhari tersebut masih sangat kurang. Menurut pedagang, pembeli baru akan ramai sehari menjelang pergantian tahun dan di malam puncak perayaan tahun baru 2019.

“Puncak pembeli kembang api di malam pergantian tahun baru 2019, dimana omset pembeli bisa mencapai 10 juta rupiah,” tutur salah seorang pedagang, Fahri saat ditemui CELEBESMEDIA.ID, Sabtu (29/12/2018).

Fahri menjual berbagai jenis kembang api dan petasan dengan harga bervariasi, mulai dari harga termurah Rp 1.000 hingga yang termahal Rp 500 ribu.

Berjualan di bahu jalan poros trans Sulawesi, para pedagang kembang api musiman di Kabupaten Marosb menyasar pembeli yang melintas  keluar daerah seperti Pangkep, Barru, Bone, Palopo, Parepare dan warga Maros.