Kawasan Industri Baru Akan Dibangun di Bantaeng

Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin - (foto: Mardi)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bantaeng genap berusia 764 tahun di 2018. Peringatan hari jadi kabupaten di bagian selatan Sulsel itu digelar pada Jumat 7 desember 2018 di Balai Kartini, Bantaeng.

Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin menegaskan hari jadi Bantaeng sebagai titik tolak atas keberhasilan pembangunan satu tahun terakhir.

“Fokus kami satu-satunya lima tahun kedepan adalah membuat desain yang efektif untuk membangun sumber daya manusia di Bantaeng,” tegas Ilhamsyah Azikin, saat ditemui di rumah jabatannya, Jumat (7/12/2018) sore.

Jika menilik pada 10 tahun lalu, Bantaeng pernah masuk dalam daftar daerah tertinggal. Namun seiring perkembangan, kini Bantaeng selangkah lebih maju. Bukan lagi sebagai daerah "terbelakang", kini Bantaeng justru menjadi daerah yang cukup diperhitungkan, utamanya dari sektor pengembangan pariwisata hingga industri.

Khusus di sektor industri, Bantaeng digadang-gadang menjadi calon kuat sebagai pusat kawasan industri oleh pemerintah pusat. Sebelumnya, pemerintah berencana membangun kawasan industri baru di Sulsel, lantaran Kawasan Industri Makassar (KIMA), saat ini sudah over kapasitas. Selain Bantaeng, daerah lainnya yang menjadi calon pembangunan kawasan industri yaitu Kabupaten Maros.

Ciwang (sapaan akrab Ilhamsyah, red) mengaku, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai hal terkait rencana pemusatan kawasan industri di Bantaeng, termasuk menganalisa regulasi dan implikasinya terhadap sosial budaya masyarakat sekitar atas rencana pembangunan kawasan industri itu. Kawasan industri Bantaeng rencananya akan dibangun di Kecamatan Pajjukukang.

“Kawasan industri Bantaeng, proses awal tentang kawasan industri Bantaeng itu sudah menampakkan hal yang positif. Hari ini kita konsen untuk menyelasaikan segala hal-hal yang bersifat regulatif. Kita bersyukur bahwa investor memiliki minat yang sangat besar untuk hadir dan berkegiatan di kab Bantaeng. Lahannya berdasarkan kepres, itu 3000 hektar", ungkap Ilhamsyah Azikin.