Beda Tasbih Tradisional, Tasbih Digital Laris Saat Ramadan

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Cukup banyak pilihan jualan yang laris manis saat memasuki bulan suci Ramadan. Salah satunya yakni produk perlengkapan ibadah, seperti tasbih, baik yang tradisional bahkan digital.
Namun, seiiring berjalannya waktu, saat ini, produk tasbih digital atau elektronik termasuk yang paling banyak dicari, khususnya masyarakat Makassar. Tasbih digital ini dipakaiuntuk keperluan pribadi, maupun bagian dari bingkisan momen santunan amal.
Salah satu pedagang di toko perlengkapan ibadah yang berada di kawasan Pusat Grosir Butung, Jl Kalimantan, mengakui jika saat Ramadan produk tasbih juga laku terjual, utamanya tasbih elektronik.
“Tasbih elektronik yang paling banyak cari, mungkin karena mudah digunakan dan tidak berat, bisa disematkan di jari-jari tangan,” kata Aisyah saat ditemui di gerainya, Jumat (17/5/2019).
Harga dari tasbih digital ini pun tergolong murah, apabila dibeli eceran dibanderol Rp 15 ribu per biji, Sedangkan jika dibeli grosir, dijual seharga Rp 120 ribu per lusin.
“Tasbih tradisional kan ada yang berat ukurannya kalau jumlah manik-maniknya 99 dan harganya mahal. Sedangkan kalau tasbih elektronik, sederhana dan harga juga terjangkau,” terang Aisyah.
Dalam sehari selama bulan Ramadan 1440 Hijriah, lanjut Aisyah, penjualan tasbih elektroniknya meningkat 50 persen. Jika sebelumnya hanya terjual 2 lusin per hari, saat ini mencapai 3 lusin per hari.