Sejak 2016, 525 Startup Telah Lahir di Indonesia

CELEBESMEDIA.ID.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan
Informatika mengalakkan Gerakan 1.000 Startup Digital dengan total valuasi
bisnis senilai 10 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 152 triliun hingga tahun
2020. Program ini telah digaungkan sejak 2016.
Setelah dua tahun berjalan, Kementerian Komunikasi dan
Informatika diklaim telah melahirkan 525 startup. Hal ini disampaikan Dirjen
Aptika Kominfo, Semuel Abrijani.
"Kami total 525 startup. Kominfo kerja sama dengan
stakeholder lain. Dari Kominfo ada 248, kerja sama dengan Kementerian
Perhubungan ada 20, Alcatel-Lucent 35, Pertamina 35, BTN 43, Telkomsel 36, dan
Nexticorn ada 108," kata Semuel di kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis
(25//10/2018), seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik
Indonesia, Rudiantara, berambisi untuk mengakselerasi jumlah startup agar mampu
menghasilkan unicorn di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki empat unicorn
dengan nilai valuasi di atas 1 miliar Dolar AS yaitu Gojek, Bukalapak,
Traveloka dan Tokopedia.
"Sekarang ada empat, tahun depan ada lima di
Indonesia," kata Rudiantara.
Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital ini akan dilaksanakan
di 10 kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang,
Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak.(*)