Dampak Positif dan Negatif Industrialisasi

CELEBESMEDIA.ID : Makassar - Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), industrialisasi adalah usaha menggalakkan industri dalam suatu negara. Industrialisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi tanah, tenaga kerja, modal, teknologi dan koneksi.
Penemuan-penemuan baru berbagai alat kebutuhan manusia, juga akan memunculkan revolusi industri yang terus bergerak maju dan semakin canggih.
Industrialisasi membawa dampak positif dan negatif. Salah satu dampak positifnya adalah selama industrialisasi dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dan pendapatan di dalam perekonomian. Namun disisi lain, industrialisasi juga telah mengakibatkan lebih banyak populasi, urbanisasi, dan tekanan terhadap masalah sosial dan lingkungan.
Berikut ini rangkuman dampak positif dan negatif Industrialisasi.
a. Dampak Positif Industrialisasi
1. Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon genggam (HP), bahkan internet akan memudahkan orang untuk mengakses informasi dan berkomunikasi.
2. Industri memungkinkan untuk efisiensi dan efektifitas produksi dengan biaya yang tidak lagi mahal.
3. Dalam masyarakat industri, tenaga kerja lebih berharga. Apabila produktivitas lebih tinggi maka pendapatan individu meningkat.
4. Meningkatkan stabilitas ekonomi.
5. Dampak orientasi ekspor dan substitusi impor dari industrialisasi membantu meningkatkan neraca pembayaran.
6. Industrialisasi mendorong kemajuan sektor-sektor ekonomi lainnya.
7. Industrialisasi dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja pada industri skala kecil dan besar sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
8. Pendapatan sektor pekerja diindustri rata-rata akan lebih tinggi daripada pekerja di sektor pertanian.
b. Dampak Negatif Industrialisasi
1. Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih akan rentan dengan serangan siber apabila tidak dijaga dengan sistem keamanan aman.
2. Investasi SDM yang tidak murah dan minim
3. Semakin tinggi kegiatan produksi manufaktur, maka akan berbanding lurus dengan tingginya pembuangan limbah yang bisa mengancam lingkungan hidup secara global.
4. Manusia menjadi serba ketergantungan dan malas
5. Urbanisasi yang tinggi sehingga mengakibatkan populasi penduduk di kota meningkat.
6. Terjadinya kesenjangan pendapatan antara buruh dan orang-orang yang mengendalikan sumber daya modal.