Miom: Benjolan Jinak yang Berbahaya bagi Kesehatan Wanita

Ilustrasi Penyakit Miom Pada Wanita (Foto: canva)

CELEBESMEDIA.ID: Makassar - Miom atau uterine fibroid adalah sebuah benjolan yang tumbuh pada dinding rahim bagian dalam atau bagian luar yang umumnya terjadi pada wanita usia 30-50 tahun.

Meskipun tumor jinak ini sering tidak menimbulkan gejala, namun pada beberapa kasus, miom dapat menimbulkan gejala berat hingga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

Gejala miom dapat berbeda-beda pada setiap penderitanya, terkadang ada yang tidak merasakan gejala sama sekali, namun ada juga yang mengalami nyeri dan perdarahan hebat pada saat menstruasi.

Gejala lain yang dapat menyertainya adalah masa atau periode haid menjadi lebih panjang, sering buang air kecil, buang air kecil yang tidak lancar, hingga konstipasi. Gejala perdarahan juga umumnya tergantung pada lokasi miom, terutama pada kasus mioma uteri submukosum atau mioma geburt.

Meskipun penyebab miom belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya tumor jinak ini, seperti haid pertama yang terlalu dini, faktor keturunan, kekurangan asupan vitamin D, kegemukan atau obesitas, konsumsi alkohol yang terlalu sering, serta sering mengkonsumsi daging merah dan jarang makan sayur maupun buah.

Namun, untuk faktor yang dapat menurunkan risiko terjadinya miom adalah riwayat melahirkan, dimana wanita yang pernah menjalani persalinan memiliki risiko lebih rendah untuk menderita tumor jinak ini.

Untuk mendiagnosis miom, pemeriksaan rutin ke dokter kandungan dengan didukung pemeriksaan penunjang seperti USG, MRI, HSG, dan biopsi sangat penting untuk dilakukan. Ada beberapa cara untuk mengatasi miom, mulai dari terapi hormon, operasi, hingga tindakan non-invasif seperti embolisasi arteri rahim atau focused ultrasound surgery.

Dalam hal apapun, penting bagi setiap wanita untuk memahami gejala dan risiko miom serta melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan untuk mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.