Peran dan Signifikansi Diaspora yang Masuk dalam Rekrutmen Bersama PLN 2023

Ilustrasi Diaspora PLN (Foto: freepik.com)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dalam rekrutmen PLN Group tahun 2023 minggu-minggu ini, syarat bagi calon pelamar adalah lulusan S1 dan S2 diaspora.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan diaspora?

Diaspora merupakan istilah untuk seorang imigran atau komunitas yang meninggalkan tempat asal mereka dari satu wilayah atau negara ke wilayah lain.

Dalam konteks pendidikan, fenomena diaspora memiliki beberapa kaitan yang relevan. Pertama, diaspora dapat mencakup mahasiswa asing yang datang dari berbagai negara atau wilayah untuk menempuh pendidikan di luar negeri.

Keberadaan mereka membawa pengalaman, latar belakang budaya, dan perspektif mereka sendiri ke dalam lingkungan pendidikan di negara baru mereka.

Hal ini dapat berkontribusi pada keragaman budaya dan pemahaman antarbudaya di kampus-kampus serta melahirkan kolaborasi dan pemahaman yang lebih luas.

Selain itu, perkembangan teknologi juga memungkinkan diaspora untuk tetap terlibat dalam pendidikan atau perkuliahan dari jarak jauh.

Individu yang tinggal di luar negeri namun ingin tetap memperoleh pendidikan atau pelatihan dari institusi pendidikan di negara asal mereka dapat mengikuti program pendidikan jarak jauh atau kursus online. 

Ada pula perguruan tinggi diaspora yang memiliki basis mahasiswa atau alumni yang dapat menciptakan komunitas kuat, dengan latar belakang budaya atau etnis tertentu. 

Selanjutnya, diaspora juga dapat menjadi sumber potensial untuk kolaborasi riset dan pendidikan antara institusi di negara asal dan di negara tempat diaspora tersebut menetap.

Kolaborasi semacam itu dapat melibatkan pertukaran pengetahuan, keahlian, dan sumber daya, yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan budaya di kedua belah pihak.

Penggunaan istilah "sarjana lulusan diaspora" sering kali merujuk pada sarjana yang berasal dari suatu negara atau wilayah tertentu, namun menyelesaikan pendidikan tinggi mereka di luar negeri.

Mereka biasanya kembali ke negara asal setelah menyelesaikan studi mereka atau mungkin tetap di luar negeri untuk bekerja atau mengejar karir di tempat baru tersebut.

Meskipun mereka telah menyelesaikan pendidikan di luar negeri, mereka masih dianggap sebagai bagian dari diaspora negara asal mereka karena koneksi budaya, keluarga, dan identitas yang mereka bawa.***