Apa Itu Alat Musik Membranofon, Ciri-ciri, Cara Memainkan, dan Contoh

Alat Musik Membranofon (foto: freepik.com/author/azerbaijan-stockers)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - membranofon">Membranofon adalah alat musik yang dikelompokkan berdasarkan sumber bunyinya, yang berasal dari getaran membran atau selaput.

Banyak contoh alat musik membranofon digunakan dalam berbagai pertunjukan musik, baik tradisional maupun modern.

Menurut buku Seni dan Budaya, membranofon adalah alat musik yang bunyinya berasal dari membran.

Umumnya, alat musik ini berbentuk seperti gendang dengan berbagai ukuran.

Semua membranofon menghasilkan suara khas dari getaran pada kulit atau membran yang dipukul.

Membran ini bisa terbuat dari bahan seperti kulit hewan, plastik, atau bahan sintetis lainnya.

Karena suaranya berasal dari getaran membran, alat musik ini termasuk alat musik ritmis.

Alat ini tidak memiliki tangga nada, melainkan menghasilkan ritme atau irama dalam musik.

Ciri-ciri Alat Musik membranofon">Membranofon

Berikut adalah ciri-ciri alat musik membranofon:

- Memiliki satu atau dua helai membran atau kulit yang direntangkan di atas rongga udara.

- Bentuknya khas seperti silinder atau bejana.

- Dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh.

- Menghasilkan rentang suara dari lembut hingga keras.

Cara Memainkan Alat Musik Membranofon

Untuk menghasilkan getaran dan suara khas, alat musik membranofon dimainkan dengan cara dipukul, ditepuk, atau ditabuh.

Oleh karena itu, sering disebut sebagai alat musik pukul, baik dengan tangan maupun menggunakan stik.

Contoh Alat Musik Membranofon

Berikut adalah beberapa contoh alat musik membranofon, dari yang tradisional hingga modern:

Rebana: Alat musik tradisional berbentuk bulat dengan satu sisi ditutupi kulit, dimainkan dengan dipukul.

Kendang: Gendang tradisional dengan dua membran yang dipasang berpasangan, dimainkan dengan dipukul.

Beduk: Drum besar yang digunakan dalam perayaan Islam, sebagai penanda waktu berbuka puasa.

Gendang: Drum tradisional yang terbuat dari kayu dan dilapisi kulit sapi atau kambing, dimainkan dengan dipukul.

Timpani: Drum orkestra klasik yang datar, dimainkan dengan stick dan menghasilkan nada berbeda.

Djembe: Kendang tradisional Afrika Barat, dimainkan dengan tangan telanjang, berbentuk seperti goblet.

Tambourine: Bingkai dengan cakram logam yang berdenting saat digoyang atau dipukul.

Conga: Drum perkusi Kuba berbentuk tabung, dimainkan dalam format combo beberapa ukuran.***