Arti Periodisasi Dan Tujuannya dalam Sejarah

CELEBESMEDIA.ID: Makassar - Periodisasi adalah sesuatu yang selalu berhubungan dengan waktu. Hal ini juga dapat membantu manusia dalam mengembangkan sejarah.
Melalui periodisasi, suatu sejarah peristiwa atau kejadian dapat dijelaskan dengan baik.
Periodisasi adalah sebuah tingkat perkembangan masa atau pembabakan masa. Periodisasi di dalam sejarah merupakan tingkat perkembangan masa di dalam sejarah.
Pembabakan tersebut dilakukan karena adanya rentang waktu. Waktu tersebut dari awal manusia ada sampai saat ini dengan rentang yang sangat panjang.
Hal tersebut membuat sejarawan atau para ahli sedikit mengalami kesulitan dalam memahami. Mengingat banyaknya masalah yang muncul di dalam kehidupan manusia.
Oleh karenanya, para ahli dan sejarawan sepakat untuk membuat susunan menyangkut waktu atau masa. Susunan ini berupa suatu periodisasi sejarah atau pembabakan masa.
Tujuan periodisasi adalah sebagai berikut:
1. Mempermudah mendapat sebuah gambaran
Salah satu tujuan yang penting terhadap periodisasi adalah mempermudah untuk mendapat sebuah gambaran secara menyeluruh. Melalui periodisasi, maka seseorang dapat melihat sebuah peristiwa atau kejadian berdasarkan periodisasinya.
M. Ali menyebutkan bahwa jumlah tahun kejadian sebuah peristiwa sangat banyak. Hal ini membuat rangkaian-rangkaian tahun dan hal lainnya menjadi deretan yang tak berujung. Rangkaian peristiwa tersebut tidak memiliki pangkal. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan sebuah gambaran atau pandangan maka deretan itu dibagi-bagi lagi
2. Menyederhanakan kisah sejarah
Sejarah adalah sesuatu yang panjang. Tidak hanya itu, sebuah kejadian di dalam sejarah juga adakalanya terbilang rumit. Hal-hal seperti ini seringkali tidak menemukan titik temu. Oleh karena itu, dengan adanya periodisasi bertujuan agar dapat menyederhanakan kisah sejarah yang rumit dan panjang.
Sidi Gazalba menyebutkan bahwa untuk menghadapi sebuah keruwetan, pikiran mengurai-uraikan, melakukan sebuah pembagian dan penggolongan. Gambaran yang terlihat rumit tersebut kemudian disederhanakan. Selain itu, akan diikhtisarkan menjadi satu tatanan atau orde. Hal itu akan memudahkan pengertian.
3. Memenuhi syarat sistematika ilmu pengetahuan
Tujuan ketiga dari periodisasi adalah memenuhi persyaratan sistematika di dalam ilmu pengetahuan. Salah satu syarat sebuah ilmu pengetahuan adalah sifatnya yang sistematis. Setiap ilmu pengetahuan memiliki sifat sistematis.
Semua kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lampau akan dikelompokan. Setelah itu akan dihubungkan satu sama lain. Kemudian akan dikaitkan, dan berakhir disusun secara sistematis.
4. Dasar penyusunan cerita sejarah
Penyusunan cerita sejarah bertujuan untuk memudahkan seseorang dalam mengkajinya. Peristiwa atau kejadian itu akan disusun berdasarkan waktu atau periodisasinya.
Louis Gottschalk menyebutkan bahwa penyusunan data sejarah yang paling masuk akal dilakukan secara kronologis. Maksudnya adalah penyusunan data sejarah yang dibuat berdasarkan periode waktu. Hal ini disebabkan karena kronologi adalah satu-satunya norma objektif. Selain itu, kronologi adalah konstan yang harus diperhitungkan oleh para ahli atau sejarawan.
5. Mengetahui peristiwa secara kronologis
Tujuan periodisasi juga untuk mengetahui peristiwa sejarah berdasarkan kronologisnya. Penyusunan cerita-cerita sejarah yang dilakukan dengan cara kronologis akan memudahkan. Seseorang akan mudah mengetahui urutan terjadinya suatu peristiwa tersebut.
Kronologi akan menghindarkan kita dari keharusan mengulang kisah. Seperti mengenai peristiwa yang sama. Periodisasi yang disusun secara kronologi juga akan mengungkapkan serta menjelaskan sebab dan akibat dari suatu peristiwa.