Ketahui 10 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan Tubuh Mulai dari Tulang Hingga Mencegah Kanker

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mengonsumsi vitamin D secara rutin bermanfaat untuk kesehatan tulang, jantung hingga terhindar dari penyakit kanker.
Untuk informasi lebih lanjut, baca penjelasan di bawah ini tentang manfaat vitamin D, dosis, dan sumbernya.
Vitamin D adalah vitamin yang dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.
Vitamin D akan terbentuk secara alami apabila kulit kita terkena sinar matahari. Kulit yang terpapar sinar matahari akan memicu sintesis vitamin D.
Kemudian, hati dan ginjal akan mengubahnya menjadi vitamin D yang akhirnya membantu tubuh untuk lebih optimal dalam menyerap kalsium.
Oleh karena itu, banyak ahli yang menganjurkan untuk selalu berjemur di pagi hari.
Selain berjemur di pagi hari, vitamin D juga dapat ditingkatkan dengan cara mengonsumsi suplemen vitamin D atau melalui makanan.
Vitamin D adalah salah satu vitamin penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.
Sebab, manfaat dari vitamin D ini banyak. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang diperolah ketika Anda mengonsumsi vitamin D:
1. Menjaga Kesehatan Tulang
Vitamin D memiliki peran penting bagi kesehatan dan kekuatan tulang.
Selain itu, vitamin D juga berperan penting bagi pertumbuhan tulang pada anak, dan mencegah tulang rapuh atau osteoporosis pada orang lanjut usia.
Vitamin D akan merangsang usus untuk menyerap kalsium.
Sebaliknya, kekurangan vitamin D akan mengganggu penyerapan kalsium oleh usus.
2. Terhindar dari Penyakit Flu
Penelitian di Amerika pada tahun 2018 menemukan bahwa, vitamin D dapat memberikan perlindungan terhadap virus penyebab flu.
Ini berarti bahwa memiliki kadar vitamin D yang cukup dalam tubuh dapat membantu melindungi Anda dari penyakit flu.
3. Membantu Program Diet
Ilmuwan mengatakan, bahwa mengonsumsi vitamin D dapat membantu seseorang dalam menurunkan berat badan.
Hal ini terjadi karena vitamin D di duga dapat mengurangi nafsu makan seseorang, hal inilah yang mendorong menurunnya berat badan.
4. Dukungan untuk Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin D memainkan peran kunci dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Ini membantu tubuh memerangi infeksi dan penyakit dengan merangsang produksi sel-sel kekebalan tubuh, seperti sel T dan sel B.
5. Mencegah Terkena Diabetes
Beberapa ahli meyakini bahwa vitamin D dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Penelitian terkait telah menunjukkan bahwa kecukupan vitamin D dapat berperan dalam menjaga keseimbangan gula darah dan fungsi pankreas.
6. Mengatasi Gangguan Depresi
Bagi seseorang yang mengalami depresi, mengonsumsi vitamin D akan membantu mengembalikan suasana hati menjadi lebih tenang.
Penelitian lain juga memperkuat, bahwa seseorang yang kekurangan vitamin D memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi.
7. Mencegah Kelahiran Prematur
Sebuah studi yang dikutip oleh Medical News Today menyebutkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi vitamin D secara seimbang memiliki peluang yang lebih rendah untuk mengalami kelahiran prematur.
Ini menunjukkan bahwa vitamin D dapat memainkan peran dalam menjaga kesehatan janin dan membantu mencegah komplikasi seperti kelahiran prematur.
8. Baik untuk Sistem Saraf dan Otak
Manfaat vitamin D memiliki peran dalam menjaga kesehatan sistem saraf dan otak.
Ini dapat memengaruhi mood dan kognisi, dan beberapa penelitian telah menunjukkan kaitan antara tingkat vitamin D yang cukup dan penurunan risiko gangguan kognitif.
9. Penting untuk Kesehatan Jantung dan Paru-paru
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat memiliki dampak positif pada kesehatan jantung dan paru-paru.
Kekurangan vitamin D dapat berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan gangguan pernapasan.
10. Terhindar dari Penyakit Kanker
Menurut ahli, peran vitamin D untuk mengurangi risiko seseorang terkena kanker tertentu.
Kanker yang dapat di cegah dengan mengonsumsi vitamin D adalah kanker payudara pada wanita, kanker prostat pada pria dan kanker hati.
Selain itu, bagi orang yang sudah terdeteksi menderita kanker, mengonsumsi vitamin D akan menurunkan risiko kematian.***