Contoh Qada dan Qadar Beserta Hikmah dalam Mengimaninya Bagi Umat Islam

Contoh Qada dan Qadar Beserta Hikmah dalam Mengimaninya (foto: freepik.com)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pemahaman tentang konsep qada dan qadar merupakan hal yang penting bagi umat Islam, bahkan merupakan bagian dari rukun iman yang keenam.

Al-Qur'an menyatakan pentingnya iman pada qada dan qadar dalam surat Al-Qamar ayat 49.

Meskipun sering disamakan, qada dan qadar sebenarnya memiliki perbedaan.

Qada secara bahasa berarti ketentuan, sedangkan secara istilah merujuk pada ketetapan Allah yang bersifat umum dan azali untuk semua makhluk.

Ketentuan umum tersebut mencakup hal-hal seperti keberhasilan dan kegagalan.

Misalnya, hukum umum kegagalan menyatakan bahwa kegagalan disebabkan oleh kemalasan, sementara keberhasilan terjadi karena kerja keras.

Qadar, di sisi lain, merujuk pada perwujudan atau ketentuan Allah atas makhluk-Nya jika syarat-syarat tertentu terpenuhi.

Qadar lebih spesifik daripada qada dan bisa dipengaruhi oleh usaha dan doa seseorang.

Takdir, atau qadar, terbagi menjadi dua jenis: takdir mubram dan takdir muallaq.

Takdir mubram tidak bisa diubah oleh manusia, seperti kematian yang pasti dialami setiap makhluk.

Sementara takdir muallaq bisa diubah melalui usaha manusia, seperti seseorang yang dari keluarga kurang mampu namun berusaha keras untuk mengejar pendidikan tinggi.

Iman pada qada dan qadar membawa berbagai manfaat, antara lain:

  1. Meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
  2. Mengajarkan kesyukuran, kesabaran, dan tawakal.
  3. Menghindarkan dari sifat sombong dan putus asa, serta memberikan ketenangan batin.
  4. Mendorong sikap optimis dan kerja keras.
  5. Memotivasi manusia untuk menjadi lebih kreatif dalam memahami hukum-hukum alam.

Dengan memahami dan mengimani qada dan qadar, umat Islam diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bermanfaat bagi diri sendiri serta masyarakat.***