3 Manfaat Vaksin Penting untuk Mencegah Penularan Penyakit

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Vaksin memiliki manfaat mendasar sebagai sarana pencegahan penyakit menular yang berpotensi membahayakan.
Dengan memberikan perlindungan dan kekebalan terhadap berbagai penyakit infeksi yang serius, vaksin menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Vaksin bekerja dengan merangsang tubuh untuk menghasilkan antibodi yang dapat melawan kuman penyebab infeksi.
Kandungan vaksin bisa berupa virus atau bakteri, baik dalam keadaan hidup maupun dilemahkan.
Pemberian vaksin dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti suntikan, tetes minum, atau aerosol.
Manfaat vaksin bagi tubuh sangat beragam, di antaranya:
1. Mencegah Penyebaran Penyakit
Vaksin tidak hanya melindungi individu dari penyakit, tetapi juga membantu menghentikan penyebaran penyakit di masyarakat.
Contohnya adalah vaksin untuk campak dan pertusis yang berhasil mengurangi kasus kematian dan penularan penyakit tersebut.
2. Melindungi dari Risiko Kematian dan Cacat
Pemberian vaksin dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit yang berpotensi fatal atau menyebabkan cacat.
Misalnya, vaksin cacar dapat mencegah terjangkitnya penyakit cacar pada anak-anak.
3. Menghemat Waktu dan Biaya
Pemberian vaksin dianggap sebagai investasi kesehatan yang efektif karena dapat mengurangi angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit.
Hal ini membantu menghindari biaya pengobatan yang tinggi dan menghemat waktu yang akan terbuang akibat sakit yang berkepanjangan.
Vaksinasi merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan anak-anak.
Beberapa jenis vaksin yang penting untuk diberikan kepada anak antara lain vaksin hepatitis B, polio, BCG, dan DPT.
Selain itu, vaksin campak, Hib, pneumokokus, influenza, tifoid, serta varisela juga penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit serius.
Meskipun vaksin memiliki manfaat yang besar, beberapa individu mungkin mengalami efek samping setelah vaksinasi seperti nyeri atau bengkak di tempat suntikan, serta demam dan ruam pada kulit.
Namun, efek samping tersebut umumnya bersifat sementara dan tidak berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan.***