Perbandingan Rasio Dosen-Mahasiswa di Jawa dan Sulawesi

CITIZEN . 24-10-2021, 07:30

MENURUT Anda, ideal mana perguruan tinggi di Jawa atau Sulawesi, jika ditilik dari segi rasio dosen berbanding  mahasiswanya? Anda mungkin tidak akan kesulitan menjawabnya yaitu lebih ideal di Jawa. Lantas seperti apa faktanya?

Untuk mengetahuinya, dengan menganalisa perbandingan rasio dosen dan mahasiswa yang resmi terdaftar pada seluruh perguruan tinggi di Jawa dan Sulawesi, baik perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Berdasarkan peraturan terbaru Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagaimana tercantum dalam https://www.banpt.or.id/wp-content/uploads/2020/04/1041.BAN-PT.LL_.2020-Revisi-Surat-Edaran-Mekanisme-Perpanjangan-Akreditasi-website-2.pdf, tanggal 7 April 2020 bahwa rasio antara jumlah dosen dan mahasiswa maksimal 1:60 untuk jenjang Strata-1 (S1) dan diploma. Sedang untuk jenjang Strata-2 (S2) akademik 1:20, jenjang  S2 terapan 1:30, dan jenjang S3 1:10.

Hasil analisis data statistik yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020  menunjukkan, rasio dosen mahasiswa di Jawa adalah 1: 30, sedangkan di Sulawesi 1:23. Kedua rasio tersebut tidak menabrak batas maksimal rasio yang ditetapkan kemenristekdikti yaitu 1:60.  

Mendapatkan Data

Pemetaan dimulai dengan mencari data terbaru jumlah mahasiswa dan dosen perguruan tinggi berdasarkan provinsi di Indonesia. Caranya, buka peramban (browser) Google Chrome dan lakukan pencarian dengan cara, ketik kata kunci “jumlah perguruan tinggi menurut provinsi 2020” (tanpa tanda kutip), yang hasilnya seperti tampilan berikut ini:

Gambar 1: tampilan halaman pencarian Google

Pada hasil pencarian tersebut, klik tautan https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view/0000/api_pub/cmdTdG5vU0IwKzBFR20rQnpuZEYzdz09/da_04. yang akan membawa pada laman website resmi Badan Pusat Statistik. Dataset yang ditampilkan pada halaman satu BPS merupakan  data semester ganjil 2018 dan 2019, yang diambil oleh BPS  pada Desember 2018 dan Desember 2019 dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Hasilnya seperti tampilan di bawah ini:

Gambar 2 : Tampilan halaman website https://www.bps.go.id/

Setelah tautan terbuka, perhatikan tiga kotak menu di bagian kanan atas judul (“kembali”, “unggul”, “json”), klik menu “unggul” (excel), untuk mendownload file dalam format excel. Setelah proses download selesai, buka Google Drive dan upload file excel yang sudah didownload. Caranya, klik menu “Baru” yang berada di bawah logo Google  Drive pada sudut kiri atas. Selanjutnya klik “upload file” dan pilih file excel yang sudah didownload. Tampilannya seperti di bawah ini :

Gambar 3 : Tangkapan layar cara upload file excel ke Google Drive

Setelah itu, simpan file tersebut dalam spreadsheet, caranya klik file, lanjutkan pilih “Save as Google Sheets”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Gambar 4 : Tangkapan layar tabel Jumlah Perguruan Tinggi, Jumlah Dosen dan Jumlah Mahasiswa

Setelah dataset sudah dalam format spreadsheet, langkah selanjutnya adalah buka sheets dan buat duplikasi file agar file asli tetap tersimpan utuh dengan cara klik “file” lalu klik “buat salinan”.

Cleaning Data

Selanjutnya dilakukan cleaning data pada sheets tersebut. Caranya, klik “data” pada menu sheets lalu pilih “saran pembersihan”, lalu klik “pangkas semua”, tampilannya seperti gambar berikut ini. 

Gambar 5 : Tangkapan layar cara melakukan cleaning data 

Perhatikan sel-sel yang berisi angka-angka, jika masih terdapat angka rata kiri menandakan angka-angka masih terbaca teks atau string, bukan sebagai angka atau numerik sehingga tidak bisa dilakukan pengolahan data dengan formula dalam spreadsheet. Untuk mengubahnya, buat pilihan rentang sel lalu toolbar “edit” pada halaman sheets, kemudian klik “cari dan ganti”, kemudian klik kotak dialog “cari” dan isi spasi (tanpa tanda kutip), selanjutnya pada klik kotak “ganti”, isi dengan angka “0” (tanpa tanda kutip), kemudian klik “ganti semua”. 

Gambar 6 : Tangkapan layar toolbar edit, cari dan ganti

Hasilnya akan seperti tampilan berikut ini:

Gambar 7 : Tangkapan layar tabel dataset jumlah perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa  yang sudah dibersihkan

Data BPS ini menyajikan informasi perguruan tinggi yang tersebar di 37 provinsi se-Indonesia mencapai 3.166, dengan 263.554 dosen dan 7.369.000 mahasiswa. Angka ini menunjukkan perbandingan rasio  yaitu 1 dosen berbanding 28 mahasiswa (1:28). Hasil tersebut diperoleh dengan cara membagi jumlah mahasiswa dengan jumlah dosen, seperti pada tabel di bawah ini yaitu rumus =J38/G38. 

Gambar 8 : Tangkapan layar menghitung rasio dosen mahasiswa di Indonesia

Jumlah Perguruan Tinggi, Dosen, Mahasiswa di Jawa dan Sulawesi

Setelah kita memperoleh dataset yang bersih dan siap diolah, proses selanjutnya adalah melakukan pemilahan data Jawa dan Sulawesi. Caranya, pada tampilan sheets klik “data” kemudian klik “buat filter”. Di atas kolom nama provinsi terlihat ikon filter, klik ikon filter tersebut lalu pilih “filter menurut nilai”, lanjutkan pilih “kosongkan”. Selanjutnya pada kotak pencarian, ketik provinsi-provinsi yang ada di Jawa dan Sulawesi, misal masukkan kata kunci “Sulawesi” lalu beri centang nama provinsi tersebut, seperti tampilan di bawah ini: 


Gambar 9 : Tangkapan layar toolbar membuat filter berdasarkan provinsi

Untuk mempertegas pengelompokkan Jawa-Sulawesi, bisa  dibedakan dengan memberi warna berbeda pada rentang sel provinsi di Jawa dan Sulawesi. Hasilnya seperti tampilan di bawah ini:

Gambar 10 : Tangkapan layar tabel pengelompokkan provinsi di Jawa dan Sulawesi

Agar mudah dibaca, ubah tampilan format angka-angka pada sel sehingga tidak tampak bertumpuk. Caranya, pilih rentang sel kemudian klik “format” lalu klik “angka” yang menampilkan beberapa pilihan format, klik “#.##0   1.235”. Selanjutnya, dilakukan penjumlahan pada kelompok provinsi di Jawa dan Sulawesi. Untuk memudahkan, pisahkan dengan baris kosong antara kelompok provinsi di Jawa dan Sulawesi. Kemudian, kolom yang tidak dijumlahkan seperti kolom PTN, PTS, Dosen PTN, PTS serta Mahasiswa PTN, PTS, disembunyikan terlebih dahulu.  Caranya, buat rentang pada kolom tersebut, kemudian klik kanan dan pilih “sembunyikan”. Sehingga yang dijumlahkan adalah total PTN+PTS, total dosen PTN+PTS, dan total mahasiswa PTN+PTS. Gunakan fungsi SUM dengan rumus =sum(sel;sel) untuk melakukan penjumlahan pada kolom yang diinginkan, seperti di bawah ini:

Gambar 11 : Tangkapan layar fungsi SUM untuk mendapatkan jumlah sesuai area yang diinginkan

Hasilnya, jumlah mahasiswa  di Jawa sebanyak 5.776.249 dan jumlah dosennya 195.220. Sedangkan di Sulawesi, memiliki jumlah mahasiswa sebanyak   660.288 dan jumlah dosen 29.096, sebagaimana tampilan tabel tangkapan layar berikut ini:

Gambar 12 : Tangkapan layar tabel jumlah perguruan tinggi, dosen, mahasiswa di Jawa dan Sulawesi

Menghitung Rasio Dosen - Mahasiswa 

Untuk mengetahui rasio dosen terhadap mahasiswa di Jawa dan Sulawesi, caranya membagi jumlah mahasiswa dengan jumlah dosen pada masing-masing kelompok. Untuk Jawa seperti pada tabel yang diolah, rumusnya =J20/G20. Dengan jumlah mahasiswa  5.776.249 dan jumlah dosen 195.220 maka pembagiannya adalah 5.776.249/ 195.220 = 30 (dibulatkan dari 29,588) seperti tangkapan layar  tabel di bawah ini : 

Gambar 13 : Tangkapan layar tabel cara menghitung rasio dosen berbanding mahasiswa di Jawa

Untuk Sulawesi dengan jumlah mahasiswa 660.288 dan jumlah dosen 29.096, rumusnya  =J42/G42 sehingga pembagiannya adalah 660.288/ 29.096 = 23 (dibulatkan dari 22,693), seperti terlihat tangkapan layar tabel berikut ini: 

Gambar 14 : Tangkapan layar tabel cara menghitung rasio dosen berbanding mahasiswa di Sulawesi

Dengan demikian rasio dosen - mahasiswa di Jawa adalah 1: 30, sedang di Sulawesi 1:23. Rasio 1:30 berarti 1 dosen berbanding dengan 30 mahasiswa, begitupun rasio 1:23 berarti 1 dosen berbanding 23 mahasiswa.  Untuk menampilkan grafik perbandingan rasio dosen-mahasiswa di Jawa dan Sulawesi, caranya buat rentang khusus pada sel jumlah mahasiswa, jumlah dosen, dan rasionya, kemudian pilih menu “Sisipkan”, dan klik “diagram”, selanjutnya isi judul dan sesuaikan gaya tampilan diagram yang diinginkan. Hasilnya, terlihat seperti dalam gambar grafik di bawah ini:

Gambar 15 : Grafik Perbandingan Rasio Dosen-Mahasiswa di Jawa dan Sulawesi

Data hasil pemetaan ini selanjutnya dapat dikembangkan untuk memperluas jangkauan wilayah, dan melakukan analisis lebih komprehensif. Apalagi dataset ini belum menampilkan secara spesifik data jumlah mahasiswa dan dosen pada masing-masing jenjang pendidikan tinggi, mulai Diploma, S1, S2, dan S3.

Dengan ketersediaan dataset memberi peluang untuk analisis lanjutan dengan melakukan kolaborasi antar jurnalis atau pihak lain yang memiliki perhatian yang sama terhadap isu pendidikan. Para kolaborator dapat memanfaatkan Google Spreadsheet dan Google Dokumen  untuk melakukan pengolahan data bersama yang praktis dan tersimpan secara otomatis.

Penulis : Muannas

Reaksi

Sedih 0%

Marah 0%

Senang 0%

Terkejut 0%

Guest

0 Comment