Dalam Sebulan Terjadi Hingga 4 Kali RTB di Bandara Makassar

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar - (foto dok hasanuddin-airport.co.id)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kejadian pesawat Return To Base (RTB) atau kembali mendarat di landasan karena mengalami gangguan teknis saat di udara, merupakan hal yang lumrah dalam dunia penerbangan.

Kepada tim liputan CELEBESMEDIA.ID yang menemuinya, Rabu (9/1/2019), Deputi General Manager Bidang Operasi Air Nav Makassar, Davitson Aritonang mengatakan hal tersebut. Menurutnya, RTB merupakan sebuah kondisi yang diminta oleh pilot kepada menara ATC untuk kembali ke bandara asal. “Hal tersebut dilakukan pilot dengan berbagai alasan demi keselamatan penerbangan,” terangnya.

Deputi General Manager Bidang Operasi Air Nav Makassar, Davitson Aritonang

Khusus di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Davitson Aritonang menyebutkan bahwa dalam sebulan, terjadi tiga hingga empat kasus pilot dari berbagai maskapai melakukan Return To Base. Dia menjelaskan, “Berbagai kasus Return To Base yang terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin, dilakukan secara tepat oleh pilot dari berbagai maskapai saat pesawat mengalami gangguan teknis di udara,”

Rabu pagi (9/1/2019) tadi, pesawat Batik Air tujuan Jakarta, terpaksa Return To Base ke landasan pacu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Pesawat dengan nomor penerbangan ID6289/A320 dan mengangkut 141 penumpang tersebut, karena mengalami kerusakan pada pintu cargo pesawat. Pesawat mendarat kembali pukul 10.17 Wita setelah terbang pada pukul 10.05 Wita.

141 penumpang dipindahkan dan diterbangkan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air lainnya dengan jenis pesawat yang sama yakni jenis airbus 320.