Ini Alasan Keluarga Belum Bisa Jenguk IAS di Lapas Gunung Sari

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) - (int)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Meski telah resmi menjadi penghuni Lapas Klas 1 Gunung Sari Makassar, namun  pihak keluarga belum bisa menjeguk Mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  

Kepada tim liputan CELEBESMEDIA.ID, kakak tertua IAS, Syamsul Bahri Sirajuddin yang biasa dipanggil Daeng Anchu, mengaku baru akan menjenguk IAS pada Senin (18/2/2019) depan. “hari ini IAS sudah lapas gunung sari. Seharian tadi saya bantu urus administrasi. Sempat ketemu IAS tapi tidak lama karena memang ini akhir pekan, bukan jam kunjungan,” terang Daeng Ancu, Sabtu malam (16/2/2019).

Menurutnya, pihak keluarga taat aturan dan tahu bahwa tak bisa melakukan kunjungan (besuk) di hari Sabtu dan Minggu. “Insha Allah hari Senin keluarga, kolega dan sahabat-sahabat yang care (peduli, red) sama IAS akan berkunjung ke tempat IAS ditahan,” jelasnya. 

IAS hari ini, Sabtu (16/2/2019), resmi menjadi penghuni Lapas Gunung Sari, Makassar.  Kepala lapas Klas 1 Gunung Sari Makassar, Budi Sarwono yang dihubungi tim liputan CELEBESMEDIA.ID, Sabtu petang, menjelaskan bahwa IAS saat ini telah berstatus sebagai penghuni Lapas Gunung Sari Makassar. “Tadi jam 11 siang tiba di Lapas,” terangnya. Saat ini lanjut Budi Sarwono, IAS ditempatkan di Blok I yang merupakan Blok Tipikor. 

Sebelumnya, IAS menjalani masa tahanannya di Lapas Suka Miskin, Jawa Barat. Mantan Walikota Makassar dua periode ini mulai ditahan di Rumah Tahanan Pomdam Jaya Guntur Cabang KPK, Jakarta, usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jumat (10/7/2015) silam. Setelah beberapa hari mendekam di Rumah Tahanan Pomdam Jaya Guntur Cabang KPK, Ilham Arief Sirajuddin dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Dia dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun atas dakwaan korupsi terkait kerja sama kelola dan transfer instalansi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar tahun 2007-2013. Rencananya, Ilham Arief Sirajuddin akan bebas pada April 2019 nanti.