14.295 Hektare Sawah Rusak Akibat Banjir di 6 Kabupaten di Sulsel

Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holikultural, Muhlis - (foto by Nur Fitri)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, yakni di kabupaten Wajo, Sidrap, Soppeng, Pinrang, Enrekang dan Bone, berdampak pada hasil tanaman masyarakat seperti padi, jagung dan kedelai.

Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holikultural, Muhlis menerangkan, hingga laporan yang masuk per 15 Juni lalu, tercatat 14.295 hektare sawah yang ikut terendam banjir, beberapa waktu lalu.

“Dari enam kabupaten, Wajo paling besar luas sawah yang terdampak. Total sebanyak 6.656 hektare sawah dari 9 kecamatan yang terdampak. Selanjutnya ada Sidrap dengan 6 kecematan seluas 4.265 hektare, kemudian Soppeng 2.532 hektare dari 7 kecematan,” terang Muhlis saat ditemui CELEBESMEDIA.ID, Kamis (20/6/2019).

Selain padi, jagung juga tercatat ikut terendam banjir dengan luas 1.804 hektare di dua kabupaten yaitu Soppeng dan Wajo, sementara untuk luas daerah tanaman kedelai seluas dua hektare di Soppeng yang terdampak.

Muhlis melanjutkan, untuk saat ini masih menunggu laporan terkait jumlah kerugian pada sektor pertanian di daerah yang terdampak banjir. Jika hasil laporan tanaman padi mengalami kerusakan atau gagal panen akan langsung di ganti benih baru yang dianggarkan di APBD 2019.