Kepala Bapenda Makassar Kritik Mutasi Besar Danny Pomanto

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mutasi akbar ratusan jabatan eselon III
dan IV yang digulirkan Danny Pomanto di akhir masa jabatannya pada pekan kedua Mei
lalu, terus menuai kritikan. Termasuk kritikan dari pejabat internal Pemerintah
Kota (Pemkot) Makassar sendiri, seperti Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Irwan Adnan.
Irwan mengaku, pergantian pejabat
tersebut membuatnya kesulitan dalam bekerja, lantaran semua pejabat yang
menduduki posisi struktural di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ia pimpin
merupakan pindahan dari OPD lain, sehingga butuh banyak waktu untuk beradaptasi
dengan tugas pokoknya.
Dengan tegas, Irwan mengakui tidak respek dengan mutasi yang
digulirkan Danny Pomanto, apalagi diakuinya kebijakan mutasi pejabat eselon III
dan IV tersebut dilakukan tanpa usulan nama pejabat dari kepala OPD bersangkutan.
“Selama kurang lebih tiga bulan ini berganti personel di Bapenda, ini sangat menyulitkan saya bekerja. Terus terang saya sampaikan begitu. Idealnya memang satu tim itu harus kompak, bagaimana mau kompak kalau tidak sepaham. Justru itu yang perlu dipertanyakan, tidak ada rekomendasi sama sekali. Yah, tidak respect, dasarnya tidak respect aja karena tidak sesuai dengan harapan. Yah dikembalikan (pejabat lama), Persoalan kinerja yang sudah teruji dan terukur,” tegas Irwan Adnan saat ditemui CELEBESMEDIA.ID, Senin (20/5/2019).
Irwan Adnan berharap, di era kepemimpinan Penjabat Walikota, Iqbal Suhaeb agar para pejabat yang lama dikembalikan ke posisinya semula, mengingat dari segi kinerja para pejabat lama itu sudah teruji dan terukur.