Cekdam Bili-bili Diambang Batas, Nurdin Abdullah: Jangan Terlalu Percaya Hoax

Nurdin Abdullah saat pantau bendungan Bili-bili, Gowa, Selasa (7/1/2020) - (foto by Biro Humas)

CELEBESMEDIA.ID, Gowa - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah memastikan kondisi Cekdam Bili-bili di Kabupaten Gowa masih aman. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik di Gowa maupun di Makassar, agar tidak percaya dengan hoax mengenai Cekdam Bili-Bili yang di ambang batas.

“Khusus untuk masyarakat Kota Makassar harus tahu betul bahwa Cekdam Bili-Bili ini masih jauh dari tampungan normal, ketinggian untuk mencapai level normal, masih butuh 17 meter lagi,” kata Nurdin Abdullah saat meninjau Cekdam Bili-Bili, Selasa (7/1/2020).

“Kalau kita lihat hari ini, seperti kondisi saat kemarau. Jadi tidak usah khawatir ada berita mengatakan bahwa Cekdam Bili-Bili sudah berada di ambang batas normal,” tambahnya dilansir CELEBESMEDIA.ID dari laman resmi Biro Humas Pemprov Sulsel.

Ia menjelaskan, dari 200 juta lebih kapasitas tampungan air Cekdam Bili-Bili, saat ini hanya menampung 70 juta meter kubik air. Jadi, masih jauh dari batas normal debit air. Bahkan pembangkit listrik tenaga air tidak bergerak, karena kebutuhan airnya berkurang.

“Jadi mohon kepada seluruh masyarakat untuk mengerti. Jangan terlalu percaya hoax karena itu menyesatkan. Hari ini kita berada di Dam Bili-Bili ini yang menjadi penahan air untuk menuju ke kota,” terangnya.

Menurut dia, tinggal bagaimana sekarang masyarakat yang ada di hulu betul-betul menjaga kelestarian hutan yang ada. Cukuplah yang kritis ini terus bertambah.

“Harapan kita harusnya konservasi lebih kencang lagi supaya penutupan lahan kita capai penutup lahan yang normal. Sekali lagi saya tegaskan bahwa Cekdam Bili-Bili ini bahkan kekurangan air, bukan berada di ambang batas, kita ini kekurangan air di Bili-Bili,” tutupnya.