Pemprov Sulsel Segera Terbitkan SK Lokasi Rel Kereta Api Makassar

CELEBESMEDIA.ID, Makassar- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam waktu dekat akan menerbitkan Surat Keputusan penetapan lokasi pembangunan rel kereta api segmen E di Kota Makassar, sisa menunggu tanda tangan Gubernur Sulsel.
Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan rel kereta tersebut dilakukan sepanjang 4,9 km dari luas keseluruhan segmen E sebesar 83,94 hektar are.
"Soal penunjukkan lokasi (penlok) itu dalam waktu dekat ini, karena sisa ditandatangani Gubernur penloknya dan ketika selesai penlok, tugas provinsi dalam hal ini yang bertanggung jawab menyiapkan lahan rel sudah selesai," jelas Sultan Rakib selaku Kepala Bidang Humas IKP Diskominfo Pemprov Sulsel kepada CELEBESMEDIA.ID, Jumat (22/7/2022).
Pembangunan lahan rel tersebut tetap akan dilakukan secara landed sesuai perencanaan awal. Meskipun pembangunan secara landed beberapa waktu lalu mendapatkan penolakan dari Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang bersikeras ingin rel kereta dibuat dengan jalur lintas layang atau elevated.
Sultan menambahkan bahwa pembangunan rel secara elevated dapat dilakukan jika Pemerintah Kota Makassar memiliki investor untuk membiayai pembangunan tersebut, sebab dana yang dibutuhkan untuk jalur elevated jauh lebih besar dibandingkan landed. Sementara dana yang tersedia dari pemerintah pusat hanya cukup untuk jalur landed.
"Jika pemerintah dalam hal ini pemerintah kota ingin tetap melaksanakan ini secara elevated, tentu tidak ada masalah sepanjang ada investor. Dan yang pasti tugas provinsi hanya menyiapkan lahan untuk penlok (penentuan lokasi) untuk rel secara landed dan insyaa Allah selesai," pungkas Sultan.
Adapun penentuan lokasi jalur kereta di Kota Makassar yakni melewati Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Kota makassar dan Stasiun Parangloe Kota Makassar.
Setelah penentuan lokasi selesai, Sultan mengatakan bahwa pihak Pemprov Sulsel akan menyerahkan laporannya kepada Kementerian Perhubungan sub direktorat perkeretaapian untuk kemudian segera membangun rel secara landed.
"Jadi ketika selesai penloknya tentu kita pemerintah provinsi akan memberikan laporannya ke Kementerian Perhubungan sub Direktorat Perkeretaapian untuk kemudian segera membangun rel secara landed," tutup Sultan.
Laporan: Fitri Khaerunnisa