Ratusan Jamaah Calon Haji dari Maros Didominasi Petani

Jamaah calon haji mengikuti manasik haji di ruang pola Pemkab Maros, Senin (17/6/2019) - (foto by Bahar)

CELEBESMEDIA.ID, Maros - Sebanyak 333 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Maros akan diberangkatkan ke tanah suci mekkah tahun ini. JCH Maros akan diberangkatkan dalam dua kloter, yakni kloter 32 diberangkatkan pada 29 Juli dan kloter 34 tanggal 31 Juli 2019.

Untuk memantapkan persiapan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar manasik haji terpadu untuk seluruh JCH di ruang pola Kantor Bupati Maros, 17-20 Juni 2019.

Selain bimbingan manasik haji, Pemkab Maros juga menggratiskan pemeriksaan kesehatan serta vaksin terhadap semua jamaahnya. Hal ini dilakukan untuk meringankan dan memberikan kemudahan bagi JCH.

“Pemeriksaan kesehatan dan vaksin gratis ini dilakukan agar para jamaah tidak terbebani dengan biaya pemeriksaan kesehatan, dan lebih fokus dalam melaksanakan ibadah haji nantinya,” terang Bupati Maros, HM Hatta Rahman kepada CELEBESMEDIA.ID, Senin (17/6/2019).

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Maros, Syamsuddin menjelaskan bahwa jatah haji tahunan Maros hanya 313 orang, namun tahun ini mendapatkan tambahan kouta 19 orang serta satu orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), sehingga total jamaah yang diberangkatkan sebanyak 333 orang.

“Dari 333 jamaah calon haji yang diberangkatan tahun ini didominasi oleh petani. Dari total itu, sebanyak 5 orang diantaranya merupakan jamaah calon haji lansia di atas umur 75 tahun,” beber Syamsuddin.

Adanya penambahan kuota haji Maros sebanyak 19 orang, tidak banyak merubah daftar tunggu yang ada. Syamsuddin menyebutkan saat ini daftar tunggun haji di Maros tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni 32 tahun.