Ini Rahasia Lerida Jadi Longwis Unggulan

Lurah Bontoala, Suhardi - (foto by Darsil Yahya)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dua hal yang menjadi kunci Lerida menjadi lorong wisata (Longwis) unggulan. 

Lurah Bontoala, Suhardi membeberkan warga di Longwis Lerida selali kompak dan bergotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka. Hal inilah yang menjadikan Lerida terpilih sebagai longwis unggulan.

"Longwis Lerida salah satu unggulan di Kecamatan Bontoala karena di Lorong Wisata (Longwis) Lerida kekompakan warga menata lorong dan membersihkan lorong sangat terjaga dan kerjasamanya cukup baik. Itu yang paling menonjol di Longwis Lerida ini," ujar Lurah Bontoala Suhardi kepada CELEBESMEDIA.ID, Senin (31/10/2022).

Suhardi juga mengaku jika semua jenis tanaman yang memperindah Longwis Lerida merupakan tanaman yang telah lama dirawat oleh warga. Adanya program lorong wisata yang dicanangkan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membuat warga Longwis Lerida semakin termotivasi untuk membenahi lorongnya.

"Jadi semua tanaman yang ada di sini memang alami bukan karena adanya program pemerintah kota jadi di tata seperti ini," pungkasnya.

Ada berbagai jenis tanaman di longwis yang terletak di Jl Andalas Lorong 126 F RT 03, RW 01, Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar ini.

Pada sisi kiri dan kanan Longwis Lerida berjejer rapi berbagai jenis tanaman obat dan suyuran. Tanaman obat seperti Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus), Sambung Nyawa (Gynura procumbens), Keji Beling (Strobilanthes Crispa), Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana). Sedangkan tanaman sayuran ada Jahe, Kunyit, Cabai, Sawi Pakcoy dan Selada.

Terdapat juga tanaman merambat atau Curtain Ivy yang dijadikan warga sebagai pelindung dari paparan sinar matahari. Bentuk akarnya seperti tirai ini menambah estetis lorong tersebut. Tanaman ini sangat efektif untuk mengurangi polusi udara.

Tak hanya itu, Longwis Lerida ini juga dipenuhi mural. Ada mural Raja Gowa ke-16 yakni Sultan Hasanuddin beserta gambar Balla Lompoa dan Perahu Phinisi yang tengah berlayar lautan lepas. Ada juga mural hewan seperti iguana, burung, lumba-lumba dan kupu-kupu. 

Laporan : Darsil Yahya