BNPB : 3.058 Bencana di Tahun 2021, Jumlah Turun tapi Dampaknya Naik Signifikan

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Jumlah bencana yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2021 ini menurun dibandingkan tahun lalu, namun dampaknya meningkat signifikan.
Hal ini ditegaskan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto Taklimat PMK secara daring dari Jakarta, Rabu (29/12/2021).
“Artinya semakin tahun, dampak terjadinya bencana baik menimpa atau berdampak pada jiwa manusia semakin signifikan,” ujar Suharyanto.
BNPB mencatat ada 3.058 kejadian di tahun 2021. Angka ini menurun 34 persen dibandingkan tahun 2020 sebanyak 4.649 kejadian. Meski demikian korban meninggal dunia akibat bencana meningkat 76,1 persen, luka-luka naik sebanyak 2180 persen
Selain korban meninggal dan luka-luka jumlah korban yang terdampak dan mengungsi juga naik sebanyak 24,1 persen, dan rumah rusak naik sebanyak 115,9 persen.
Dari ribuan bencana yang terjadi, kejadian paling dominan adalah banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan gelombang pasang seebsar 89,7 persen atau 2.072 kejadian bencana.
Daerah paling banyak kejadian bencana diantaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Tengah.
"Rinciannya untuk dampak rumah rusak dominan terjadi di bulan Januari kejadian gempa Mamuju Sulbar dan April kejadian Siklon Tropis Seroja. Korban luka dominan di bulan Januari kejadian gempa Mamuju Sulawesi Barat dan Desember kejadian Awan Panas Guguran Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur," ujarnya.