Lapaknya Dibongkar, PKL Lego-lego: Pak Gubernur Tolong Perhatikan Kami

PKL Lego-lego, Eni - (foto by Darsil Yahya)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Eni (60) salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Lego-Lego, Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar tak kuasa menahan tangis melihat petugas Satpol PP Sulawesi Selatan membongkar lapaknya.

Sambil berurai air mata, sesekali ia tampak menyeka air matanya dengan kerudung coklat yang ia kenakan.

"Kenapa hanya orang-orang yang banyak uangnya diizinkan menjual sedangkan kita orang susah begini tidak diizinkan, kalau masalah kebersihan kita juga jaga kebersihan," ucapnya dengan suara bergetar.

Wanita paruh baya itu merupakan salah satu diantara 60 PKL yang stan jualannya ditertibkan Satpol PP Sulsel, di kawasan Lego-Lego, Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar Rabu (15/6/2022).

Menurutnya, ia berjualan tak lain hanya untuk menyambung hidup dan membiayai sekolah anak-anaknya. " Kita cuman cari pembeli beras, dan biaya sekolah anak-anak kita. Sekarang apa. Mau di suruh minta-minta," keluhnya.

Setelah tempat jualannya dibongkar, Eni pun merasa bingung bagaimana lagi dia bisa mencari uang agar asap didapurnya tetap mengepul. Olehnya itu ia berharap kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman agar memperhatikan nasib mereka.

"Kami tidak tahan begini-begini (tidak punya tempat untuk bergadang) pak jadi kalau pak gub masih ada hatinya tolong kasihan perhatikan kita ini," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP Sulsel menertibkan PKL di kawasan Lego-Lego, CPI Makassar, Rabu (15/6). Sebanyak 20 stan PKL dibongkar petugas.

Kasatpol PP Sulsel, Mujiono mengungkapkan jika hal tersebut bukanlah pembongkaran melainkan hanya melakukan penertiban PKL. Bahkan sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah lebih dulu memberikan surat imbauan kepada para pedagang.

Laporan: Darsil Yahya