25 Penumpang KM Ladang Pertiwi Belum Ditemukan

Kepala Basarnas Sulawesi Selatan, Djunaidi- (Foto by : Darsil Yahya)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar -  Kepala Basarnas Sulawesi Selatan, Djunaidi mengungkapkan hingga saat ini masih ada 25 korban Kapal Motor Ladang Pertiwi belum ditemukan.

"Untuk kabar terkini sampai saat ini (Sabtu malam pukul 19.50 Wita) 25 korban belum kita temukan dan KM SAR Kamajaya telah melakukan pencarian sejak tadi pagi hingga sore hari ini (namun) masih nihil untuk mendapatkan 25 korban," kata Djunaidi kepada CELEBESMEDIA.ID saat ditemui di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (28/5/2022).

Meski demikian, Djunaidi mengaku dari total 42 korban, sudah ada 17 orang yang telah ditemukan selamat dan berhasil dievakuasi. Ada 10 korban dievakuasi oleh Kapal Tango Bravo Max dan Tango Bravo Cipta menuju dermaga Sanrobone Kabupaten Takalar.

"10 korban sudah berlabuh di Perairan Tanakeke Takalar dan sementara proses evakuasi ke dermaga Sanrobone Takalar. Setelah itu kami akan membawa korban tersebut ke rumah keluarganya masing-masing," ucapnya.

Sementara 7 korban lainnya berhasil ditemukan oleh Kapal Tango Bravo Subang sementara melakukan pelayaran ke Banjarmasin.

 "7 korban akan dibawa ke Banjarmasin karena tidak ada dermaga yang terdekat untuk mengevakuasi korban," terangnya.

"Terkait hari ini, pencarian masih nihil dan kita laksanakan pencarian SAR Map yang kami buat 5-10 nautikal mile (Mil laut)  selatan dan utaranya LKK yang di perairan Pulau Pemantauan di perairan Selat Makassar," tandasnya.

Adapun data 10 korban yang dievakuasi ke Takalar yakni Abdullah (35/L), Saharuddin (64/L), Muslimin (49/L), Ahmad Sofi Ramadani (14/L), Irwan (36/L), Fatima (60/P), Nasaranti (30/P), Nurhasanah (38/P) , Sarifa (20/P), Aco Marendeng (32/L).

Sementar 7 korban selamat yang dievakuasi ke Pelabuhan Banjarmasin, yakni: Thoibatussibhan (21/P), M Rahman (17/L), Syamsir (41/L), Rahmatullah (28/P), Hj Bidarapi (61/P), Husni (40/P), dan Moh Hidayatullah (19/L). 

(Laporan: Darsil Yahya)