Pecut Samandiman Curi Perhatian Penonton Karnaval Budaya Apeksi 2023

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pada pagelaran karnaval budaya Rakernas Apeksi ke-XVI, setiap delegasi kota yang hadir akan memperlihatkan keunikan dari budayanya masing-masing.
Salah satunya dari kota Kediri. Hadir dengan memperkenalkan pecut samandiman yang mencuri perhatian penonton yang hadir.
Pecut samandiman merupakan seni khas dari kota Kediri, Jawa Timur. Hal paling mencolok dari Pecut Samandiman ialah ukurannya lebih besar dan lebih panjang dari ukuran pecut pada umumnya, dan Pecut Samandiman sudah dinobatkan sebagai hak kekayaan intelektual dari kota Kediri.
Dalam pantauan tim CELEBESMEDIA.ID, para pembawa Pecut Samandiman terlihat menghentakkan pecutnya ke tanah hingga menimbulkan bunyi yang sangat keras. Hal inilah yang membuat penonton sontak kaget dan berteriak hingga memberikan tepuk tangan terhadap aksi dari pembawa Pecut Samandiman tersebut.
Dibalut dengan dengan dua kostum yakni, kostum penari khas kediri dan baju motif lurik bernuansa hitam, putih dan merah, semakin menambah kharisma dari para penampil kesenian pecut samandiman tersebut.
Salah seorang penonton karanaval budaya, Jannah mengatakan bahwa dari semua kesenian daerah yang ditampilkan, pecut samandiman merupakan kesenian yang paling menarik perhatiannya.
"Paling suka memang sama itu yang pecut dari kediri karena yang bikin unikki to ukurannya itu besar sekali, terus biar dari jauh pas baru masuk di area run away nya itu pesertanya kediri kedengaran memangmi suaranya itu pecut jadi makin tertarikka buat nonton" Ujarnya pada tim CELEBESMEDIA.ID saat diwawancari, Rabu (12/07/23).
Selain itu, Jannah juga merasa kagum karena kebanyakan yang membawa pecut samandiman dalam atraksinya adalah perempuan.
"Awalnya kira laki-laki semua yang bawa karena kan mukanya itu di kasih semua art make up, tapi pas ku perhatikan deh ternyata perempuan jadi makin kagum ma sama penampilannya mereka" tangkasnya.
"Kapan lagi juga bisa liat begini secara langsung kalau bukan karena adanya ini pawai budaya, jadi ya semoga kedepannya bisa diadakan terus yang seperti ini" Sambungnya.
Laporan: Raudhatul Jannah