Panitia Masjid Raya Makassar Target 5.000 Muzakki Bayar Zakat Fitrah

Penerimaan Zakat Fitrah - (foto by Ria)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Menunaikan zakat fitrah merupakan amalan yang diwajibkan kepada kaum muslimin yang sudah mampu untuk menunaikannya. Zakat fitrah harus dikeluarkan setahun sekali pada saat bulan Ramadan hingga batas sebelum Salat Idul Fitri.

Panitia Amaliyah Ramadan Masjid Raya Makassar menargetkan 5.000 orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan hartanya (Muzakki) untuk menyalurkan zakat fitrahnya ke Masjid Raya Makassar selama Ramadhan 1440 Hijriah.

"Sejak hari Minggu kami sudah mulai buka pos zakat fitrah. Kita siapkan 50 blok kupon, yang mana setiap bloknya ada 100 orang, jadi jika 50 blok ini habis maka jumlah muzakki yang menyalurkan zakatnya 5.000 orang," ungkap panitia penerima zakat fitrah Masjid Raya, Muh Syahrir, Jumat (31/5/2019).

Muh Syahrir menambahkan jika tahun lalu pihaknya hanya berhasil mengumpulkan zakat fitrah kurang dari 50 blok, sehingga ditargetkan tahun ini bisa melebihi tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kami tidak sampai habis 50 blok kupon yang menyalurkan zakat hanya sekitar 3.500 orang. Namun, tahun ini kami berharap jumlah muzakki bertambah dan target tercapai,” tambah Imam Masjid Raya Makassar ini.

Selain beras, zakat fitrah juga bisa disalurkan dalam bentuk uang yang timbangannya setara empat liter beras untuk setiap orang. Besaran uang ini pun berbeda-beda, sesuai dengan jenis beras yang dikonsumsi masing-masing setiap harinya.

Muzakki zakat fitrah di Masjid Raya Makassar rupanya bukan hanya dari warga Makassar saja. Muh Syahrir menuturkan jika ada beberapa warga yang berasal dari berbagai kabupaten daerah, seperti Kabupaten Bantaeng, Takalar, Jeneponto, Pangkep, Maros hingga Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

"Karena ada juga yang melaksanakan iktikaf dari berbagai daerah sekalian mereka juga menyalurkan zakat fitrahnya di sini. Tapi ada juga yang hanya datang dari Takalar dan Banteng, datang untuk bayar zakat fitrah saja, mungkin mereka pernah tinggal di sekitar sini,” pungkasnya.