Aksi 11 April, Pedagang Minuman Raup Untung di Makassar

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Aksi unjuk rasa bagi sebagian
orang mungkin membuatnya merasa terganggu, karena berdampak kemacetan.
Namun beda halnya bagi penjual minuman bernama Dg Nuntung
(47). Adanya aksi unjuk rasa mahasiswa merupakan berkah tersendiri bagi
dirinya.
"Alhamdulillah kalau ada aksi begini (demo)
pendapatanku bertambah," ucap Dg Nuntung saat ditemui CELEBESMEDIA.ID di
tengah lokasi aksi unjuk rasa di bawah Jembatan Fly Over, Senin (11/4/2022).
Ia mengaku jualannya bisa laku terjual hingga dua kali lipat
dibandingkan hari biasanya jika ada demo.
"Kalau hari biasa itu kadang saya dapat Rp 200 ribu
perhari tapi kalau kalau ada demo bisa Rp400 ribu hingga Rp500 ribu,"
ungkapnya.
Warga asal Galesong itu pun mengaku sama sekali tak khawatir
jika saat berjualan di tengah peserta unjuk rasa tiba-tiba terjadi kericuhan.
"Saya memang cari kalau ada demo, jadi kalau ricuh itu
biasa ma dek hadapi," terangnya.
Bahkan pria yang tinggal di Jl Ablam 3 Lr 5 ini
mengungkapkan kepalanya pernah terkena lemparan batu. Namun hal itu tak
membuatnya takut kembali berjualan di tengah unjuk rasa.
"Tidak tahu tahun berapa itu, ricuh saat demo kepalaku
kena batu. Kejadiannya itu di depan Show Room Toyota," tuturnya.
Selain berjualan, Dg Nuntung pun mengaku ikut meramaikan dan
mendukung aksi unjukrasa mahasiswa.
"Saya juga dukung ini mahasiswa tolak Jokowi 3
periode," pungkasnya.
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus dan ormas turun ke
jalan untuk menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan masa perpanjangan jabatan
presiden Jokowi 3 periode.
Isu lainnya yang dituntut oleh ribuan mahasiswa adalah
menolak kenaikan BBM dan minyak goreng.