Pertama Kali, Festival Layang-layang Digelar di Kepulauan Selayar

CELEBESMEDIA.ID, Selayar - Festival Layang-layang untuk pertama kali digelar di Lapangan Pemuda Benteng Kepulauan Selayar, Sabtu (7/10).
Festival yang diprakarsai oleh Saka Pariwisata Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar ini akan berlangsung dua hari 7 - 8 Oktober 2023.
Hari pertama festival layang-layang ini tampak meriah dan sukses menyita perhatian masyarakat Kota Benteng.
Kadis Pariwisata Muh Arsyad pun memberikan dukungan dan apresiasi atas pelaksanaan Festival Layang-layang yang baru pertama kali digelar di Selayar.
Menurut dia, dengan adanya ajang Festival Layang-layang ini menjadi sarana tambahan untuk mempromosikan potensi wisata, apalagi bertetapan dengan persiapan pelaksanaan Festival Takabonerate.
Selain itu kata dia, Festival Layang-layang disamping mendatangkan keuntungan bagi pelaku UMKM, juga menjadi sarana hiburan masyarakat sekitar.
Ketua Panitia Pelaksana, Nurkamar Syam menjelaskan jumlah peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 57 Tim, terdiri dari 17 Tim untuk Kategori Anak-anak dan 40 Tim Kategori Dewasa.
Selanjutnya kata dia, tujuan pelaksanan kegiatan festival ini selain untuk mempromosikan Pariwisata, juga mengenalkan budaya dan seni tradisonal khususnya pada generasi muda.
Salah satu peserta dalam ajang festival layang-layang ini Iswar Adinata mengku senang. Pasalnya menjadi ajang untuk menyalurkan hobby.
"Jangan salah, Layang-layang itu punya filosofi, didalamnya ada nilai kebersamaan, apalagi juga merupakan salah satu warisan budaya yang harus terus dilestarikan," cetusnya.
Iswar yang tergabung dalam Tim Mandalika Ragam Farm terpantau menurunkan tiga jenis layangan antara lain Layang Pinisi, Layang Lion Fish dan Layangan Manta Ray. Ketiganya Layangan jenis tiga deminsi.
Pengunjung baik anak-anak, remaja, dan dewasa memadati Lapangan Pemuda Benteng meskipun cuaca cukup panas dan terik. Mereka antuasias menyaksikan aneka rupa dan warna kreasi layang-layang terbang menghiasi langit Bumi Tanadoang.