Warga Sulsel Sudah Bisa Nikmati Kereta Api Oktober 2022

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pembangunan lintasan jalur Kereta Api (KA) menghubungkan Kota Makassar-Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan segera dirampungkan.
Kepala Balai Pengelolaa Kereta Api Sulsel, Amanna Gappa menegaskan dalam waktu dekat warga Sulsel sudah dapat menggunakan kereta api.
"Mohon doa dan dukungan supaya Oktober nanti kita bisa soft launch untuk pengoperasian kereta api tahap pertama dari Maros menuju stasiun Barru kurang lebih 71 kilometer," jelasnya dalam Obrolan Karebosi, Rabu malam (3/8/2022).
Nantinya akan ada 8 stasiun pada jalur utama. Kemudian pada jalur cabang ada 2 stasiun, jadi total 10 stasiun dengan panjang layanan 71 kilometer.
Meski masih mengalami hambatan pada pembuatan rel kereta api di wilayah Malassar, namun proyek ini pun diharapkan dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2024 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).
"Pembangunan ini sudah ditetapkan dalam RPJM harus selesai di tahun 2024. Ini memang waktunya sudah sangat mepet. Sekarang sudah 2022, sementara kita masih meninggalkan PR ke sisi Makassar kurang lebih sekitar 8-10 km, kemudian ke sisi Parepare kurang lebih 20 km," tutur Amanna Gappa.
Ia pun memastikan terkait jalur kereta api di Makassar sudah melalui pertimbangan teknis, termasuk dari segi pembebasan lahannya.
"Tahapan selanjutnya (setelah penentuan lokasi), kami melakukan koordinasi dengan BPN terkait dengan validasi daftar nominatif dari pemilik tanah. Untuk selanjutnya, kami akan lakukan appraisal. Di dalam appraisal ini juga ada proses kajian analisa dari nilai harga satuan per meternya. Itu kemudian muncul penetapan nilai appraisalnya, kami bisa melakukan negosiasi dengan pemilik tanah," jelasnya.
Sementara itu, pengamat tata kota Idham Pananrangi menjelaskan agar proyek tersebut bisa selesai sesuai dengan target koordinasi menjadi kuncinya.
"Namanya juga program strategis nasional pasti kepentingan pusat, kepentingan provinsi dan kepentingan daerah. Itu harus menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi dan saling mendukung," ucap Idham.