Pasca Penyerangan Kampus, Mahasiswa UMI Makassar Tidak Diliburkan

Ariani . 19-11-2019, 13:34
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMI, Prof La Ode Husein - (foto by Ria)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Situasi kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, kembali mencekam pasca ratusan orang tak dikenal (OTK) membakar salah satu sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di area kampus, Senin (18/11/2019) kemarin.

Ratusan OTK ini bahkan membawa senjata tajam dan merusak ruang perkuliahan Fakultas Hukum UMI. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMI, Prof La Ode Husein pun angkat bicara terkait aksi OTK yang melakukan pengerusakan tersebut.

Menurutnya, pasca penyerangan sejumlah fasiltas mahasiswa itu, aktivitas perkuliahan tidak diliburkan. Pasalnya pihak Rektorat UMI tidak ada kebijakan untuk meliburkan, sehingga perkuliahan tetap berjalan seperti sedia kala.

"Peristiwa ini tidak akan membuat proses perkuliahan di kampus UMI diliburkan, hanya saja kami akan meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas dan menangkap para pelaku pengerusakan dan pembakaran sekret UKM Mapala," kata Prof La Ode kepada CELEBESMEDIA.ID, Selasa (19/11/2019).

Oleh karenanya, pihak kampus UMI Makassar telah menentukan sikap mengenai kerusakan itu dan akan melakukan proses hukum, disertai dengan tindakan-tindakan administrasi dari pihak kampus. 

"Untuk itu, siapapun yang melanggar hukum akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. InsyaAllah akan bisa teridentifikasi dan terungkap pelakunya melalui proses hukum nanti," tegasnya.

Prof La Ode juga menyebutkan jika ratusan OTK yang melakukan penyerangan di kampus ini sempat melakukan unjuk rasa di Mapolrestabes dan juga di Rektorat kampus.

Pada saat unjuk rasa, mereka menuntut agar UKM Mapala dibubarkan serta meminta pihak rektor untuk bertanggung jawab atas meninggalnya Andi Fredy Akirmas (AFA) beberapa waktu lalu.

"Betul, dugaannya massa sempat berdemo di Rektorat. Tuntutannya meminta UKM Mapala dibubarkan. Tapi nomenklatur itu kita tidak pakai, yang ada nomenklatur dibekukan termasuk pengurusnya, termasuk kegiatannya dan dilarang berkegiatan mengatasnamakan UMI," tutupnya.

Tags : umi makassar

Reaksi

Sedih 0%

Marah 0%

Senang 0%

Terkejut 0%

Guest

0 Comment