Keren, Kebersihan Jadi Daya Tarik Longwis Lerida

Longwis Lerida d Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala Kota Makassar - (foto by Darsil Yahya)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala Kota Makassar memiliki sebanyak 7 Lorong Wisata (Longwis). Namun dari 7 lorong tersebut ada 1 yang terpilih menjadi Longwis unggulan, yakni Longwis Lerida.

Longwis Lerida ini terletak di Jl Andalas Lorong 126 F RT 03, RW 01, Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala. Sekitar 300 meter dari sebelah Utara Masjid Raya Makassar.

Pada bagian depan Longwis Lerida terdapat gerbang selamat datang dengan terpasang 2 foto pemimpin Kota Makassar, yaitu Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi Masse.

Memasuki lorong, kita disambut dengan tanaman merambat atau Curtain Ivy yang dijadikan warga sebagai pelindung dari paparan sinar matahari.Bentuk akarnya seperti tirai yang menjuntai hingga ke bawah sehingga menambah kesan estetis lorong ini.

Curtain Ivy memiliki nama ilmiah Cissus sicyoides merupakan tanaman rambat yang memiliki bentuk akar. Selain indah, tanaman ini sangat efektif untuk mengurangi polusi udara.

Setelah disambut dengan tanaman Curtain Ivy, semakin memasuki Longwis Lerida, pengunjung akan melihat berbagau mural. Ada mural Raja Gowa ke-16 yakni Sultan Hasanuddin beserta gambar Balla Lompoa dan Perahu Phinisi yang tengah berlayar lautan lepas. Ada juga mural hewan seperti Iguana, burung, lumba-lumba dan kupu-kupu.

Di sisi kiri dan kanan lorong berjejer rapi berbagai jenis tanaman obat dan suyuran.

Tanaman obat seperti Kumis Kucing (Orthosiphon Aristatus), Sambung Nyawa (Gynura procumbens), Keji Beling (Strobilanthes Crispa), Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana). Sedangkan tanaman sayuran ada Jahe, Kunyit, Cabai, Sawi Pakcoy dan Selada.

Ketua RT RT 03, RW 01, Kelurahan Bontoala, Rudi Hartono mengatakan jika keunggulan Longwis Lerida ini terletak pada kebersihannya.

"Keunggulan Longwis Lerida adalah kebersihan, itu paling kita utamakan dan kita jaga selalu," kata Rudi Hartono  kepada CELEBESMEDIA.ID saat ditemui di Longwis Lerida, Senin (31/10/2022).

Rudi mengaku, kebersihan di wilahnya bukan karena adanya program longwis ini. Melainkan telah diterapkan sejak 2017.

"Artinya setiap kegiatan dan siapapun tamu yang akan datang atau berkunjung kita selalu siap dan kebersihan selalu terjaga," ujarnya.

Hal itu kata Rudi selaras dengan motto di lorong tempat tinggalnya yakni "Hijau dan Bersih Bukan Hanya Sebuah Aspirasi Tetapi Sebuah Tindakan.

"Jadi kita bukan hanya sekedar cerita tapi memang ada tindakan nyata," bebernya.

Lebih lanjut, Rudi mengungkapkan, di Longwis Lerida juga memberdayaan 5 jenis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Diantaranya Keripik Pisang. Gorengan Jalangkote dan Lumpia, Roti, Frozen Food (makanan beku) serta Peyek.

"Kalau peyek itu produksinya 300 bungkus per hari. Di jual di rumah makan. Kalau Frozen Food mereka jual online. Jalangkote dan roti jual di rumah," tuturnya.

Tak hanya itu, Rudi mengatakan di Longwis Lerida juga ada peternakan Iguana. Serta budidaya tanaman hidroponik selada kangkung dan sawi pakcoy.

"Masyarakat yang tinggal di kost tersebut di data semua dan kita saring yang mau tinggal karena kita jaga betul-betul jaga keamanan, pagar kita kunci jam11 dan lorong di lengkapi CCTV. Kita sangat berterimakasih dengan pemerintah kota memberikan bantuan CCTV sebanyak 4 titik," tandasnya.

Di Longwis Lerida dihuni ada 23 rumah dengan jumlah 38 Kartu Keluarga (KK) dan 118 jiwa. Laki-laki 57 Orang dan Perempuan 61 Orang. Lansia 11 Orang, Pralansia 19 Orang dan Balita 6 Orang

Laporan : Darsil Yahya