Harga Terigu di Makassar Masih Stabil

Salah satu pedagang terigu di Pasar Terong Makassar - (foto by Darsil Yahya)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pemerintah India melarang ekspor gandum. Kebijakan ini akan mempengaruhi suplai gandum di dunia, termasuk di Indonesia. Pasalnya, di Indonesia, gandum digunakan sebagai bahan utama dalam proses pembuatan tepung terigu.

Meski demikian, pasokan dan harga terigu di Makassar hingga saat ini terbilang aman. Hal itu diungkapkan Iskandar salah satu pedagang terigu di Pasar Terong Makassar.

Iskandar mengungkapkan harga terigu belum ada kenaikan, masih stabil malah ada penurunan sedikit dari Rp210 ribu menjadi Rp200 ribu per sak atau satu karung.

"Saya kan biasa ambil 200 hingga 300 sak jadi lebih murah karena ada diskon jadi saya jual 200 ribu per sak tapi kalau ambil 10 atau 20 sak itu masih tetap harganya 210 tapi karena saya ambil banyak jadi lebih murah," ucapnya kepada CELEBESMEDIA.ID saat ditemui di tokonya di Jl Kangkung Barat, Selasa (24/5/2022).

Untuk harganya, kata Iskandar berbeda-beda,  terigu merek Kompas harganya Rp220 ribu satu karung, merek Gatotkaca Rp200 ribu satu karung, merek Dua Pedang dan Jawara Rp205 ribu satu karung.

"Tapi terigu yang paling mahal itu merek Gunung harganya Rp260 ribu satu karung dan merek Cakra Kembar Rp270 ribu satu karung. Dua terigu ini biasa digunakan untuk buat roti," pungkasnya.

(Laporan: Darsil Yahya)