Demo Korupsi, Format Bakar Ban di Depan Kejati Sulsel

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sejumlah massa yang tergabung
dalam Forum Mahasiswa Toraja (Format), menggelar aksi unjuk rasa di depan
kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Kamis (7/11/2019).
Dalam aksinya, Format meminta Kejati untuk mengusut tuntas
sejumlah dugaan kasus korupsi yang terjadi di Tana Toraja, Sulsel. Salah
satunya adalah kasus Pembangunan dan Pengoperasian Sistem Informasi
Administrasi Kependudukan (SIAK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
(Disdukcapil) Tana Toraja.
Koordinator Lapangan Format, Yusmen Puanglangi mengatakan
sejumlah kasus tersebut harus ditangani secara transparan, sudah sejauh mana
progres terhadap penanganan kasus itu.
“Dana SIAK dengan total anggaran 3,18 miliar rupiah APBD
2016 yang kami laporkan sejak 2017 lalu di Kejati Sulsel kemudian naik ke
tingkat penyidikan sejak 2018, namun sampai hari ini belum ada satupun yang
ditetapkan sebagai tersangka,” kata Yusmen.
Bahkan, lanjutnya, dalam kasus Dana SIAK ini, ada kurang
lebih 120 saksi yang telah diperiksa mulai dari ASN, tokoh adat dan tokoh
agama. Tapi anehnya, Bupati Tana Toraja sebagai penananggung jawab penuh atas
dana tersebut belum diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Tana
Toraja.
“Kalau proses penanganan kasus itu tidak transparan apalagi
jika kasus tersebut sengaja diendapkan, maka kemungkinan telah terjadi
kongkalikong antara penegak hukum dengan pelaku korupsi,” tegas Yusmen.
Hasil pantauan CELEBESMEDIA.ID, puluhan mahasiswa ini
berorasi dengan membakar ban di depan kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumpharjo,
Makassar.
Format bahkan menuntut agar Kepala Kejati Sulsel menemui
mereka secara langsung agar memberikan penjelasan terkait status kasus korupsi
Dana SIAK tersebut.