Nantikan Ulasan 'Menanti Ujung Rel Kereta Api Sulsel' di Obrolan Karebosi

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kelanjutan proyek kereta api Barru-Makassar diprediksi bakal molor. Pemerintah Kota Makassar dan Balai Pengelolaan Kereta Api Sulawesi silang pendapat, hingga Walikota Makassar akan melayangkan surat sikap protes ke kementerian perhubungan gegara desain rel kereta api (KA) segmen Makassar tidak sesuai harapannya.
Jalur rel KA akan dibuat at grade atau darat, sementara Danny, sebutan akrab Walikota Makassar kukuh desain rel dibuat melayang atau elevated.
Mengapa tak dibuat melayang? Pemprov Sulsel menegaskan dana yang dibutuhkan jauh lebih besar dibanding jika dibuat di atas tanah.
Total panjang segmen E yang dilalui rel kereta api untuk wilayah Kota Makassar 9,3 km, dan wilayah Maros 4,9 km dengan luas keseluruhan segmen e adalah 83,94 Ha. Jika segmen e ini selesai, maka seluruh insfrastriktur rel Makassar - Parepare akan rampung.
Sebenarnya Pemprov pun telah menentukan lokasj jalur kereta api di Kota Makassar yakni dimulai dari Pate'ne ke Tol Insinyur Sutami, Gudang 88 ke Kawasan Sumarecon hingga ke Pelabuhan Nusantara Untia.
Sayangnya hingga kini Pemerintah Kota Makassar belum mengiyakan akan "memberikan" lahan itu sebagai jalur kereta api.
Lalu bagaimana kelanjutan rel kereta api di Makassar ini? Akankah warga dapat juga merasakan naik kereta Api dari Kota Makassar?
Nantikan ulasannya dalam Obrolan Karebosi "Menanti Ujung Rel Kereta Api Sulsel", menghadirkan Amanna Gappa selaku Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulsel dan Andi Idham Pananrangi sebagai pengamat perkotaan, Rabu (3/8/2022) pukul 20.00 Wita di Celebes TV.