Jerman Ragu Kirimkan Bantuan Tank, Presiden Zelenskyy Geram

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam dengan sikap pemerintah Jerman yang ragu mengirimkan bantuan tank ke Ukraina.
Zelenskyy pada Kamis (19/1) mengkritik keras Jerman atas sikap Jerman yang masih mempertimbangkan untuk mengirim tank Leopard 2 ke negaranya untuk berperang melawan Rusia.
"Anda tentu saja bisa membahas tentang itu selama enam bulan lagi, namun orang-orang di sini mati setiap hari. Jika anda memiliki tank Leopard, berikan kepada kami," kata Zelenskyy kepada penyiar publik ARD sebagaimana yang diberitakan Antara, Jumat (20/1).
Pada KTT Davos pada Rabu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menghindari komitmen untuk memasok tank Leopard 2 ke Ukraina.
Scholz berulang kali menekankan bahwa negaranya "secara strategis terikat" dengan Amerika Serikat, Prancis dan "rekan serta mitra" lainnya.
Isu tentang pengiriman Leopard diperkirakan akan menjadi fokus dalam pembicaraan ketika puluhan menteri pertahanan Negara Barat dari Kelompok Kontak Ukraina akan bertemu di Pangkalan Udara Ramstein AS di Jerman.
Pertemuan itu akan membahas sekaligus mengoordinasikan bantuan militer selanjutnya untuk Kiev.
Jerman memiliki peran kunci dalam pertemuan tersebut lantaran memproduksi tank Leopard 2.
Lazimnya, pemasokan persenjataan buatan Jerman ke pihak ketiga harus mendapat lampu hijau dari Berlin.
Meski Jerman masih ragunmengirimkan bantuan tank, namun Polandia dan Finlandia mengatakan siap mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina.