Waspada Angin Kencang, DLH Catat 88 Pohon Tumbang di Makassar

Pohon tumbang di Makassar timpa sebuah mobil - (foto by Rusmawandi Rara)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengaku telah melakukan upaya pencegahan  pohon tumbang saat musim hujan datang.

Pohon tumbang kerap kali terjadi saat musim hujan akibat angin kencang. Salah satunya yang terjadi di Jalan Abdullah Dg. Sirua Kota Makassar pada Senin sore (10/10/2022). Tercatat total pohon tumbang di Kota Makassar per 10 Oktober 2022 telah mencapai 88 pohon.

Aryati Puspasari selaku Kepala DLH Kota Makassar menegaskan bahwa sejak awal tahun 2022, bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Makassar telah melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang di Kota Makassar.

"Kami dari Dinas Lingkungan Hidup khususnya bidang Ruang Terbuka Hijau sebenarnya sudah melakukan antisipasi di awal tahun," kata Aryati kepada CELEBESMEDIA.ID pada Selasa (11/10/2022).

Tiap malam di atas pukul 22.00 WITA, tim DLH yang telah ditugaskan, rutin melakukan pemangkasan dan penebangan terhadap pohon-pohon yang sudah berumur dan rawan tumbang di seluruh ruas-ruas jalan terutama ruas jalan utama. Hingga September 2022, total pohon yang dipangkas mencapai 7.718 pohon dan 370 pohon yang ditebang.

Ia menegaskan bahwa timnya telah melakukan pemeriksaan secara berkala pada pohon yang ukurannya besar dan sudah berumur. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, setelah pohon-pohon tersebut ditebang pihaknya melakukan penanaman kembali.

"Untuk pohon pohon yang sudah berumur biasanya kita lihat kondisinya apakah dia masih sehat ataukah memang sudah rawan untuk tumbang. Kalau memang dia sudah rawan, itu biasanya kita lakukan penebangan tetapi memang kita meminimalkan," jelas Aryati.

"Di satu sisi, kalau memang kondisi pohon itu sehat kami hanya melakukan pemangkasan tapi kalau memang pohonnya sudah rawan dan berbahaya maka kami lakukan penebangan, tetapi ada SOPnya. Setelah kami lakukan penebangan, kita harus melakukan penanaman kembali," lanjut Aryati.

Meskipun telah melakukan upaya mitigasi, Aryati berharap seluruh masyarakat Kota Makassar dapat lebih waspada saat melintas di jalan raya dan mengimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraannya di bawah pohon.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kota Makassar untuk lebih berhati-hati melintas di jalan jalan raya yang memang pohonnya cukup besar. Kemudian masyarakat juga tidak memarkir kendaraannya di bawah pohon. Itu yang kita minta agar kita bisa meminimalkan terjadinya resiko ada pohon yang tumbang kemudian mengenai kendaraan mereka," tutup Aryati.

Laporan: Fitri Khaerunnisa