Awas Terjatuh di Jalan Antang, Masih Dipenuhi Kerikil

Pengendara motor berhati-hati melalui jalan Antang Raya yang dipenuhi kerikil , Senin (10/10) - (foto by Fitri)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Proses pengerukan Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, belum rampung hingga Senin (10/10/2022).

Meski telah dilakukan penutupan jalan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 8 - 9 Oktober, namun sebagian jalan masih belum dilakukan pengerukan.

Berdasarkan pantauan CELEBESMEDIA.ID di lokasi, jalan yang telah dikeruk dipenuhi batu kecil atau kerikil untuk pemerataan jalan. Akan tetapi, hal tersebut justru cukup membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas.

Sebagian pengendara motor terpaksa turun ke jalan dan memilih mendorong motornya untuk menghindari kecelakaan saat melintasi medan jalan yang dipenuhi kerikil.

Akibatnya, lalu lintas di sekitar jalan tersebut terhambat dan menyebabkan kemacetan.

Jafar, selaku warga Antang mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah masalah yang berarti, sebab ini merupakan keinginan masyarakat agar jalan diperbaiki.

Meskipun perekonomian UMKM di sekitar jalan tersebut terhambat, namun menurut Jafar hal tersebut demi kebaikan bersama.

"Persoalan penutupan jalan selama dua hari tidak ada kendala yang berarti. Walaupun ada dampak penurunan pendapatan ekonomi UMKM yang berada sekitar Jalan Antang Raya, tetapi ini semua demi kebaikan masyarakat Antang serta pengguna jalan demi mempercepat pengerjaan jalan dan masyarakat setempat pun tak ada yang keberatan, justru mereka mendukung," jelas Jafar.

Jafar menegaskan bahwa proses pengerjaan jalan ini merupakan buah perjuangan pemuda dan masyarakat Antang, bukan pihak tertentu. Ia berharap pengerjaan perbaikan jalan segera selesai. 

"Proses pengerjaan jalan ini hasil dari buah perjuangan pemuda Antang dan masyarakat Antang yang telah melakukan aksi selama dua kali. Ini murni pergerakan moral bukan kelompok. Jadi tidak ada yang mampu mengklaim bahwasanya proses pengerjaan jalan ini adalah perjuangannya apalagi dari pihak legislatif," tegas Jafar.

"Semoga tidak ada kendala yg berarti dan cepat selesai sesuai dengan targetnya," tutup Jafar.

Laporan: Fitri Khaerunnisa