Kasus Omicron Tambah 57 Orang, 97% dari Luar Negeri

Ilustrasi varian Omicron - (foto by : pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kementerian kesehatan kembali mencatat adanya penambahan kasus konfirmasi Omicron. 

Dari laman kemkes.go.id melaporkan per tanggal 7 Desember, pemerintah mencatat penambahan kasus sebanyak 57 orang, sehingga total konfirmasi Omicron sebanyak 318 orang.

Penambahan 57 orang itu terdiri dari 7 orang transmisi lokal dan 50 orang pelaku perjalanan luar negeri.

Mereka yang terpapar Omicron, 99 persen memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. 97 persen kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. 

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan Kemenkes merekomendasikan perawatan berupa perubahan tatalaksana pada pasien asimtomatik dan gejala ringan, contoh penambahan obat molnupiravir dan paxlovid untuk gejala ringan.

''Selain itu, perlu penyiapan isolasi terpusat di DKI Jakarta dan aktivasi program telemedicine untuk isolasi mandiri di DKI Jakarta. Pasien dengan komorbid dengan tingkat keparahan apa pun dirawat di rumah sakit,'' katanya di Jakarta, seperti yang dikutip CELEBESMEDIA.ID, Minggu (9/1/2022).

Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Di Indonesia, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.