Warga Romang Lompoa Keluhkan Kelompok Diduga Aliran Sesat

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Warga kampung Butta Ejayya Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bonto Marannu,  Gowa mengeluhkan adanya aliran yang diduga sesat di lingkungan mereka.

Pengingut aliran ini diduga sesat karena mengharamkan pengikutnya melaksanakan sholat, memamkan ikan dan daging.

Aliran yang diduga sesat bernama Bab Kesucian, bernaung di bawah Yayasan bernama Nur Mutiara Makrifatullah. 

Dari pantauan CELEBESMEDIA.ID di lokasi yayasan tersebut memiliki bangunan bertingkat 12 lantai  Dengan dikelilingi persawahan, tidak jauh dari lokasi terdapat dua rumah serta masjid.

Menurut warga sekitar yang tak mau disebutkan namanya, Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah berdiri sejak tahun 2019 silam. 

Namun, saat yayasan telah berdiri warga sekitar mulai resah karena limbah pembuangan dari yayasan tertampung di sekitar lahan warga.

"Tidak ada natemani baku cocok warga di sekitar," ucapnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Senin (2/1/2023).

Ia menambahkan, tak ada satupun warga yang bisa masuk di kawasan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah tanpa sepengetahuan pemiliknya. Di depan pintunya poster animasi menondongkan senjata.

"Jadi, kalau ke sanaki pas pintu masuknya ada tulisan (siapa masuk ditembak)," ungkapnya.

Tak hanya itu, para jamaahnya juga tidak dianjurkan salat lima waktu. 

"Tidak perlu salat, niat saja sudah cukup," ungkapnya.

Warga setempat, merasa terganggu dengan hadirnya yayasan diduga aliran sesat itu.

"Sampai sekarang tidak ada orang yang berani membangun di dekat situ, karena takut," tutupnya.

Laporan : Rusmawandi Rara