Cuaca Panas Berkah Bagi Penjual Es Cendol

CELEBESMEDIA.ID, Gowa - Cuaca panas ekstrem masih melanda Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan.
Bahkan BMKG Wilayah IV Makassar menegaskan jika cuaca panas ekstrem akan berlangsung hingga September dan puncaknya pada Juni 2023.
Suhu udara di Makassar dan Gowa saat ini mencapai 34⁰C
Sinar matahari yang menyengat membuat tubuh lebih mudah dehidrasi. Orang-orang pun gampang lelah.
Namun suhu yang panas menyengat ini menjadi berkah bagi para penjual cendol.
H. Abdul Malik yang akrab disapa Pak Dhe misalnya. Ia sudah 7 tahun menjual es cendol.
Sehari-harinya Pak Dhe mangkal di depan gerbang kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Jalan H.M. Yasin Limpo, Gowa.
Ia mengaku usahanya dipengaruhi oleh cuaca. Jika panas maka jualannya akan laris. Saat hujan tetap ada yang membeli namun tak seramai saat cuaca panas.
Penjualannya meningkat sekitar 50 persen selama cuaca panas. Jika biasanya Rp500.000 per hari naik menjadi Rp1.000.000. Artinya rata-rata ada 200 gelas es cendol yang laku per hari.
"Cuaca sangat luar biasa pengaruhnya. Bahkan biasa saya tambah 20an gelas," jelasnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Selasa (30/5).
Jika cuaca panas, Pak Dhe akan menambah stok cendol yang ia jual. Tetapi jika hujan, ia mengurangi cendol yang dijualnya.
"Kalau jualan cendol itu biar hujan kecil - kecil itu pokonya tetap jual, kecuali hujan deras tidak jual. pendapatannya kurang lebih meningkat 50% kalau dibandingkan cuaca seperti itu dan sekarang," sambungnya.
Es Cendol Pak Dhe terbuat dari tepung beras, yang disajikan dengan es serut dan gula merah cair serta santan. Harga cendol dibanderol Rp.4.000 dan Rp5.000 per gelas jika ditambahkan susu.
Rasanya manis, gurih, segar dan alami membuat es cendol sangat tepat dinikmati di siang hari.
Laporan : Zulfikar Rompol