LIPSUS: Warga Keluhkan Lego-lego Gelap, Ini Tanggapan Pemprov Sulsel

Suasana Lego-lego CPI yang kurang pencahayaan - (foto by Fikar)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Lego-lego menjadi salah satu tempat favorit warga Makassar menghabiskan waktu berakhir pekan. Buktinya saat akhir pekan tempat tersebut akan ramai pengunjung jika dibandingkan hari biasa.

Namun sayangnya, para pengunjung tidak bertah beralama-lama di tempat itu. Pasalnya, saat matahari mulai terbenam, suasananya menjadi kurang nyaman. Ini yang dirasakan pengunjung.

Salah satu warga Makassar, Uci mengaku senang membawa anaknya bermain di Lego-lego karena ad ataman bermain dan lokasinya luas untuk anak bermain, namun menjelang petang, kata Uci, ia bersegera pulang atau beranjang ke kawasan Citraland yang berada tepat di sebelah Lego-lego. Alasannya karean Lego-lego gelap sehingga takut anaknya hilang jika bermain di sana.

" Lampu disini banyak yang mati saya liat, kalo begini kasian juga anak-anak main-main karena gelap, kadang kita sebagai orangtua Bingung cari anak-anak main dimana. tadi saya sempat itu cari-cari anak ku dimana, ternyata adaji dibelakangku, kadang tidak kita liat karena gelapki kodong, " ucap Uci saat diwawancarai oleh tim CELEBES MEDIA, pada Kamis (1/6/2023).

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengakui jika Lego-lego memang kurang penerangan.

“Memang belum selesai kita akan selesaikan masjid (99 Kubah) pada bulan Agustus demikian pula Taman Andalan kita akan menambah kapasitas penerangannya,” jelasnya kepada CELEBESMEDIA,ID, Jumat (16/6/2023).

Kadis yang juga menjabat sebagai PJ Sekda Sulsel ini menjelaskan penyebab redupnya Lego-lego saat malam hari sebab penerangannya dikerjakan secara parsial tidak langsung menyeluruh.

”Untuk penerangan belum jumlah secara keseluruhan, karena lebih ke parsial-parsial mulai kawasan mesjid, dan nanti ada Taman Andalan juga masuk,” jelas Andi Darmawan Bintang.

Menurutnya, tentu Pemerintah Provinsi punya rencana kedepan untuk lebih membuat terang lahan seluas 50,47 hektare yang dikelolanya, termasuk Lego-lego yang menjadi lokais favorit warga kota untuk berakhri pekan. Hanya saja ia belum bisa menjelaskan waktu pasti kapan rencana tersebut akan terealisasi.

“Sekarang ini memang kalau kita liat lampu penerangan hanya terbatas sampai dengan jembatan CPI,  kemudian kita akan menambah kapasitas penerangan terutama yang berkaitan dengan  di sekitar Lego-lego , tentu penerangan kita akan diperluas,” tutupnya.

Redaksi CELEBESMEDIA.ID