Salurkan Beras ke ASN, Bupati Luwu Teken PKS dengan Perum Bulog

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bupati Luwu, Dr H Basmin
Mattayang melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepala
Cabang Perum Bulog Palopo, Lisnawati, di
ruang kerja Bupati, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Kamis (10/3/2022).
Menurut Lisnawati, ada 3 point yang menjadi maksud dan
tujuan PKS antara Perum Bulog Palopo dengan Pemerintah Kabupaten Luwu, yakni
pertama, untuk mensinergikan Kerjasama dalam rangka penyerapan gabah/beras dari
petani.
Kedua, mensinergikan Kerjasama dalam rangka pembelian dan
penyaluran beras bagi ASN lingkup Pemkab Luwu dan ketiga, memudahkan ASN Pemkab
Luwu membeli beras berkualitas dan membantu Perum Bulog dalam menyalurkan
beras.
“Kita ketahui bersama bahwa Luwu Raya ini termasuk wilayah
Lumbung Padi, sehingga perlu ada langkah-langkah dalam penyerapan dan
penyalurannya yang dapat membantu para petani. PKS ini akan segera kami tindak
lanjuti dengan melakukan koordinasi bersama OPD-OPD untuk melakukan sosialisai
serta membahas proses PO, termasuk dengan mekanisme pembayarannya,” jelas
Lisnawati.
Lisnawati mengungkapkan, ketersediaan jumlah stok beras di
gudang-gudang Bulog Cabang Palopo saat ini sekitar 8900 Ton untuk memenuhi
ketersediaan beras di wilayah Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, Toraja
dan Toraja Utara
“Kedepan kami siap memberikan kontinuitas kualitas beras
Premium yang dikemas dalam ukuran 10 Kg. Harga 10.000/kg, Harga ini flat atau
tidak akan berubah selama satu tahun. Kita juga memberikan kemudahan pembayaran
dengan sistem tunda bayar atau dibayar setelah gajian. Mekanismenya nanti akan
dibahas dengan OPD masing-masing,” ungkapnya.
Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang menyambut baik kerjasama
ini dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perum Bulog Cabang Palopo yang
membantu para ASN mendapatkan beras harga yang lebih murah dengan kualitas yang
baik.
“Atas nama pemerintah Kabupaten Luwu menyampaikan terima
kasih dengan kerjasama ini, mudah-mudahan berdampak baik bagi ASN dan
masyarakat terutama bagi para petani,” kata Bupati Luwu
Bupati juga berpesan, agar dalam pelaksanaan kerjasama ini
nantinya, jangan ada paksaan bagi ASN, mengingat kemampuan ASN tidak sama.
“Silahkan dilakukan penawaran kepada ASN, tapi jangan ada
paksaan karena kemampuan ASN itu tidak sama dan bahkan ada juga ASN yang
memiliki sawah,” tutup H Basmin Mattayang.