Cerita Kerinduan Aksa Mahmud Pada Lantunan Barzanji

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Founder Bosowa Corporation,
HM Aksa Mahmud, menginisiasi lahirnya
Festival Barzanji dan Talqin Berbahasa Bugis yang
berlangsung di Masjid Cheng Hoo, Jl Danau Tanjung Bunga, Sabtu (9/3/2019).
Dalam sambutannya, Aksa Mahmud menjelaskan gagasan festival
ini muncul saat dirinya menghadiri acara tauziah Vice Presiden Bosowa Grup
1998-2006, Hasanuddin Hasma, yang meninggal dunia, Senin (18/2/2019) lalu.
“Jadi ini bentuk upaya dalam pelestarian kearifan lokal bahasa Bugis khususnya di dunia pesantren. Makanya tradisi seperti ini harus tetap ada," ujarnya.
Barzanji2.jpg">
Mantan Ketua MPR RI ini juga menuturkan jika dirinya sangat
rindu dengan lantunan barzanji, terlebih dalam bahasa daerah. Menurutnya, jika
tidak ada upaya sistemik, massif, dan institusional maka bahasa lokal dengan
penutur terbesar di timur Indonesia ini akan punah.
“Kalau bukan kita siapa lagi. Jadi inilah bentuk kerinduan
saya dengan (lantunan) barzanji. Ke depannya saya harap bukan hanya bahasa Bugis tapi
bahasa daerah yang lainnya," tambahnya.
Aksa Mahmud pun turut menjelaskan sejarah dari Masjid Cheng
Hoo tempat festival Barzanji dan Talqin ini berlangsung dan dirinya berharap
kedepan yang membangun Negeri adalah lulusan dari pesantren.