Hari Sumpah Pemuda, Ketua AMPI Sulsel : Pemuda Keren Adalah Pemuda yang Peduli Lingkungan

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ada hal yang berbeda yang
dilakukan pemuda dalam memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28
Oktober setiap tahunnya. Hal tersebut digagas oleh DPD AMPI Sulsel yang membuat
satu kegiatan Youth Millenial Summit 2019 (YMS19).
Dalam satu rangkaian diskusi, Ketua DPD AMPI Sulsel, Aksara Alif Raja dalam
materinya mengatakan indikator kualitas kepemudaan kita, ketika pemuda punya
manfaat untuk alam dan ummat.
“Pemuda perusak alam dan lingkungan adalah pemuda yang biadab
karena tidak peduli terhadap masa depan, gambaran efek dari akumulasi plastik
adalah gambaran kengerian masa depan,” tegas Aksara Alif Raja dalam rilis yang
diterima redaksi CELEBESMEDIA.ID.
“Kesadaran pemuda inilah yang perlu dibangkitkan, ini salah
satu cara memahami esensi manusia di saat pemuda mau peduli dan memberi manfaat
terhadap sesama manusia, dan sesama makhluk lain yang ada dalam semesta. Peduli
terhadap lingkungan adalah bagian dari pengabdian,” tambah Alif, Minggu (27/10/2019).
Hal senada juga disampaikan oleh Budayawan Yudistira
Sukatanya. “Bahwa persoalan sampah adalah persoalan krisis kebudayaan,
kebudayaan itu adalah produk ide manusia yang harus dipraktikkan, ketika tidak
dipraktikkan, ketika itu pula budaya itu sudah hilang,” katanya.
Diskusi yang berlangsung di Baruga Anging Mammiri ini
berlangsung pada Minggu (27/10/2019), dan melahirkan kesepakatan pemuda untuk
mendeklarasikan Pemuda Tanpa Plastik di
anjungan Toraja-Mandar Losari, 27 Oktober 2019.