Warga Keluhkan Truk Ugal-ugalan di Jalan Nipa-nipa

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Perilaku ugal-ugalan supir truk pengangkut tambang galian C atau tanah timbunan dikeluhkan warga di Jalan Nipa-nipa, Manggala, Makassar.
Dari pantauan CELEBESMEDIA.ID, Sabtu (20/7) sekira pukul 09.30 Wita, sejumlah truk yang beriringan melaju dalam kecepatan cukup tinggi.
Mereka tampak tak menghiraukan pengendara motor maupun mobil yang berada di sekitarnya. Tak hanya itu, salah satu supir truk berupaya mendahului truk lainnya. Padahal kondisi lalu lintas di Jalan Nipa-nipa saat itu padat.
"Seperti mau ki na tabrak itu truk kalau ada di belakang ta. Kayak terancam ki keselamatan ta kalau ada truk," keluh pemotor, Dharayanti kepada CELEBESMEDIA.ID.
"Maksudku saya, jangan tong mi kasi terlalu dekatki caranya ngerem itu supir truk. Nataumi jam macet di Nipa-nipa kalau pagi, selalu tong mau buru-buru bawa timbunan," tambahnya.
Diketahui, dalam aturan Perwali Makassar, truk hanya boleh melintas di dalam kota pada pukul 21.00 hingga 05.00 Wita. Di luar waktu tersebut mereka tak diizinkan.
Regulasi itu tertuang dalam Perwali 94 Tahun 2013 yang mengatur tentang truk tonase 8 ton hanya boleh beroperasi atau melintas di wilayah Kota Makassar pada jam-jam tertentu.