Tangan Iptu Muis Terbakar, Keluarga Polisikan Mahasiswa yang Demo Sambil Bakar Ban

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Keluarga Kanit Shabara Polsek Panakkukang, Iptu Abd Muis, melaporkan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Lalulintas Berkeadilan ke Polsek Panakukang. Hal ini dibenarkan Anak sulung Iptu Abd Muis, Rezkiyanti.
“Iya,
kami sudah mengambil langkah hokum dan gak ada kata damai. Kemarin kami sudah
melaporkan ke Polsek Panakukang,” kata Rezkiyanti saat ditemui di RS
Bhayangkara Makassar, Jumat (15/3/2019).
Diberitakan
sebelumnya, Iptu Abd Muis mengalami luka bakar di bagian tangannya saat
melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Peduli
Lalulintas Berkeadilan di kantor Dit Lantas Polda Sulsel, Jalan AP Pettarani,
Kamis (14/3/2019) siang kemarin.
Saat para pengunjuk rasa
hendak membakar ban dan menyiramkan bensin, sejumlah polisi yang berjaga pun
berusaha menghalangi. Abdul Muis yang berusaha menghalangi upaya para mahasiswa
membakar ban malah terkena siraman bensin dan tersulut api hingga tangannya
terbakar.
Abd Muis pun dibawa ke
RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.
Rezkiyanti menambahkan
bahwa perlakuan mahasiswa tersebut sudah di luar batas kewajaran. “Masa orang
tua dikasi’ begitu. Dia itu luka parah dan cacat seumur hidup," katanya.
Menurutnya, jika hal
tersebut terus dibiarkan, bisa saja ada korban selanjutnya. "Mereka
keenakan kalau mahasiswanya begitu terus,” ujarnya.