Tips untuk Orangtua Menjaga Kesehatan Mental Remaja

Ilustrasi - (foto by pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Orang dewasa yang ada di sekitar remaja, entah itu orangtua atau kerabat terdekat lain, punya andil dalam membantu menjaga kesehatan jiwa remaja.

Hal ini dapat dilakukan dengan bermodal kepekaan dalam melihat gerak-gerik remaja.

"Sebagai keluarga atau orang dewasa yang ada di sekeliling anak, kita perlu lebih peka terhadap perubahan yang terjadi pada anak atau remaja," kata psikolog klinis anak dan remaja Winny Suryania yang dikutip ANTARA, Senin (10/10/2022).

Ia mengatakan orangtua atau orang dewasa di sekitar anak perlu lebih peka dalam mendeteksi adanya perubahan yang terjadi pada anak atau remaja.

Sebagai contoh, perubahan bisa terlihat dari cara berkomunikasi anak.

perubahan sikap dari anak yang bersemangat dalam beraktivitas menjadi hanya ingin bermain game di komputer dan handphone.

Contoh lainnya adalah perubahan suasana hati misalnya anak yang mudah marah atau sedih.

"Misalnya juga dari senang bercerita menjadi lebih tertutup dan lebih memilih untuk menyendiri terus menerus," kata psikolog dari Universitas Indonesia itu.

Ketika orang dewasa atau orangtua sudah peka terhadap perubahan anak, langkah selanjutnya adalah membangun komunikasi yang sehat dengan anak atau remaja.

Caranya? Luangkan waktu untuk bercerita dengan anak. Topiknya apa saja, mulai dari kehidupan anak, keseharian orangtua hingga berita yang ada di lingkungan sekitar.

"Komunikasi ini tentunya perlu dijaga terus menerus dan tidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja," ujar dia.

Namun meluangkan waktu luang untuk bercengkerama saja tidak cukup, Winny mengajak orangtua atau orang dewasa di sekitar anak dan remaja untuk mengajak mereka melakukan aktivitas yang melibatkan motorik.

"Misalnya olahraga bersama, jalan, piknik dan sebagainya karena kesehatan mental juga dijaga melalui kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur," tutupnya.